Advertisement

Top 7 News Harianjogja.com 7 Juli 2022

Sirojul Khafid
Kamis, 07 Juli 2022 - 08:57 WIB
Sirojul Khafid
Top 7 News Harianjogja.com 7 Juli 2022 Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto. - Harian Jogja/Anisatul Umah

Advertisement

Top 7 News Harianjogja.com 7 Juli 2022

  1. Polda DIY Tetapkan Dua Tersangka dalam Rentetan Kericuhan Babarsari

Polda DIY menetapkan dua tersangka dalam kasus rentetan kericuhan di Babarsari dan Seturan, Sleman. Saat ini, polisi baru menetapkan tersangka penyerangan di Jambusari yang terjadi pada Senin (4/7/2020) dini hari.

  1. ORI DIY Kebanjiran Keluhan soal Jual-Beli Seragam di Sekolah Selama PPDB Tahun Ini

Jual beli seragam dengan beragam modus yang terjadi di lingkungan sekolah, baik sekolah negeri, swasta, maupun madrasah masih menjadi keluhan sejumlah orang tua.

  1. Harian Jogja Peroleh Penghargaan Media Brand Awards 2022

Harian Jogja memperoleh penghargaan Media Brand Awards 2022. Penghargaan untuk kategori media lokal ini diserahkan kepada Harian Jogja dalam perayaan puncak Hari Ulang Tahun ke-76 Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Pekanbaru, Riau, Rabu (6/7/2022) malam.

  1. Ombudsman RI: BPJS Ketenagakerjaan Lakukan 3 Bentuk Malaadministrasi

Ombudsman RI (ORI) menemukan tiga bentuk malaadministrasi dalam pelayanan kepesertaan dan penjaminan sosial yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

  1. Impor Minuman Beralkohol Tahun Depan Akan Makin Banyak

Impor minuman beralkohol Tanah Air diperkirakan bisa rebound tahun depan dengan asumsi tidak terjadi pengetatan aktivitas masyarakat dan bisnis akibat Covid-19.

  1. Waspada! Baru Lima Bulan, Sudah Ada 1.200 Kasus DBD di DIY

Kasus demam berdarah dengue (DBD) tahun ini diperkirakan naik. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Setyarini Hestu Lestari menjelaskan hingga Mei kasus DBD di DIY tercatat ada 1.215. Sedangkan untuk Juni masih dalam proses kompilasi dari kabupaten dan kota.

  1. 74% Mahasiswa UGM Berasal dari Keluarga Kelas Menengah ke Bawah,30% dari Keluarga Miskin

Universitas Gadjah Mada (UGM) mengklaim sekitar 74% mahasiswanya saat ini berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi kelas menengah ke bawah. Bahkan sekitar 30% berasal dari keluarga miskin.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Streaming Starjoja FM
alt

Kegiatan Aktivis Dikonversi Jadi SKS, Mahasiswa UGM: Kontraproduktif

Sleman
| Rabu, 10 Agustus 2022, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Dulu Dipenuhi Perdu Liar, Kini Pantai Goa Cemara Jadi Primadona Baru Wisata di Bantul

Wisata
| Senin, 08 Agustus 2022, 15:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement