Bibit Siklon 91B Picu Potensi Hujan Lebat hingga Akhir Oktober
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi Jepang (JMA) membantah adanya keterkaitan ramalan bencana yang muncul di sebuah cerita komik manga dengan serangkaian gempa bumi yang mengguncang kepulauan kecil di barat daya negara tersebut. Ramalan tersebut pun membuat warga setempat panik.
"Itu hanya kebetulan belaka, tak ada hubungan sebab-akibat sama sekali," kata pejabat JMA Ayataka Ebita dalam konferensi pers, Sabtu (5/7/2025).
Pada Sabtu pagi, gempa bumi bermagnitudo 5,4 mengguncang gugus kepulauan Tokara di barat daya Jepang, dan menjadi serangkaian gempa bumi yang mengguncang wilayah itu.
Kekhawatiran akan adanya bencana besar yang menghantam Jepang pada Juli ini - tepatnya pada Sabtu (5/7) ini - muncul akibat adanya ramalan tersebut dalam komik manga "The Future I Saw" oleh Ryo Tatsuki.
Karya tersebut mendapat perhatian luas setelah "prediksi" dalam komik tersebut akan terjadinya sebuah "bencana besar" pada Maret 2011 bertepatan dengan gempa dan tsunami besar yang menghantam timur laut Jepang dan menyebabkan bencana nuklir di Fukushima.
Ia menegaskan bahwa teknologi yang ada saat ini masih belum bisa memprediksi terjadinya gempa bumi, dan apapun yang muncul atau diprediksikan komik manga tersebut hanya kebetulan belaka.
"Gempa dapat terjadi kapanpun di Jepang. Tolong selalu siaga," ujar Ebita.
Gempa yang terjadi pada Sabtu pukul 6:29 pagi waktu setempat tersebut memiliki pusat gempa sedalam 19 kilometer dari permukaan tanah dan berkekuatan 5 dari 7 pada skala intensitas gempa Jepang. Sebelumnya dilaporkan gempa dengan magnitudo 5,3 dan pusatnya berkedalaman 20 kilometer.
BACA JUGA: 29 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Masih Belum Ditemukan, SAR Lanjutkan Pencarian
Jumlah gempa yang terdeteksi di gugus kepulauan Tokara telah melampaui 1.300 sejak 21 Juni. Gempa bermagnitudo 5,5, setara dengan tingkat 6 pada skala gempa Jepang, mengguncang wilayah itu pada Kamis.
Akibatnya, puluhan warga harus dievakuasi dari Pulau Akuseki, yang mengalami guncangan besar akibat rangkaian gempa, ke Kagoshima di Pulau Kyushu pada Jumat. Menurut pemerintah setempat, Pulau Akuseki memiliki luas kurang dari 8 km persegi dengan populasi sebesar 89 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bibit siklon tropis 91B berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Oktober 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.