Advertisement
Hanura dan Nasdem Jadi Pimpinan Pansus Pemilihan Wagub DKI
Ilustrasi. - Reuters/Tyrone Siu
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--DPRD DKI Jakarta telah menunjuk Ketua Fraksi Hanura Mohamad Ongen Sangaji sebagai ketua Panitia Khusus (Pansus) pemilihan Wakil Gubernur DKI.
Penunjukan ini sekaligus menandakan pencarian pengganti Sandiaga Uno di kursi DKI 2 akan kembali dilakukan. Nantinya Ongen akan didampingi oleh Ketua Fraksi Nasdem Bestari Barus yang menjabat sebagai wakil ketua Pansus pemilihan Wagub DKI.
Advertisement
"Ketua pansus-nya itu Pak Ongen Sangaji dan wakilnya Pak Bestari Barus," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat ditemui di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).
Prasetio menambahkan, setelah terbentuk Pansus, DPRD DKI akan menggelar rapat pimpinan pada pertengahan bulan ini. "Ini kan sudah saya laksanakan [membentuk Pansus]. Nanti secepatnya setelah tanggal 22 Mei kita akan gelar Rapim," ucap Prasetio.
BACA JUGA
Ketua DPD PDI Perjuangan Jakarta itu juga meminta Ongen dan Bestari untuk segera membuat tata tertib pemilihan wagub. "Bagaimana nanti misalkan dua kali enggak terpilih? Satu kali enggak terpilih? Ini kan harus ada aturannya gitu," tegasnya.
Untuk diketahui, Pansus pemilihan Wagub DKI Jakarta dibentuk untuk membuat tata tertib pemilihan wakil gubernur. Jumlah kursi yang dimiliki oleh masing-masing fraksi pun proporsional dengan jumlah kursi yang dimiliki di DPRD DKI Jakarta.
Adapun dua nama kandidat Wagub DKI yang diusung oleh Gerindra dan PKS, yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- Banyak Tak Sadar Kekurangan Vitamin Ini Bisa Picu Risiko Diabetes
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
Advertisement
Advertisement








