Advertisement
Kasus Teror DJ Donny, Polda Metro Masih Analisis CCTV
Polda Metro Jaya masih menganalisis CCTV kasus teror terhadap DJ Donny. Polisi telah memeriksa lima saksi dan mendalami pasal serta pelaku. - Instagram.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Polda Metro Jaya masih mendalami kasus teror yang dialami pemengaruh Ramon Dony Adam atau DJ Donny dengan menganalisis rekaman kamera pengawas untuk mengungkap pelaku dan pasal yang diterapkan.
Analisis CCTV menjadi bagian penting dalam penyelidikan. Polisi juga masih mengumpulkan fakta hukum dari hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara.
Advertisement
Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa lima saksi yang mengetahui, melihat, maupun mengalami langsung peristiwa teror tersebut. Polda Metro Jaya memastikan setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional sesuai prosedur hukum.
"Itu kan perlu kami analisis," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat ditemui di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Pihaknya masih melakukan proses penyelidikan untuk fakta-fakta hukum yang ditemukan oleh penyelidik. "Mudah-mudahan segera bisa merekonstruksikan pasalnya maupun tersangkanya siapa," katanya.
Terkait saksi yang telah diminta keterangannya, Iman menyebutkan pihaknya telah memeriksa sebanyak lima saksi, sesuai dengan yang mengetahui mendengar, melihat, dan yang mengalami kejadian tersebut.
Dia memastikan akan menangani dan melakukan penegakan hukum terhadap semua laporan masyarakat yang masuk di Polda Metro Jaya.
Sebelumnya, seorang pemengaruh (influencer) bernama Ramon Dony Adam atau akrab disapa DJ Donny melaporkan teror yang terjadi di rumahnya oleh orang tak dikenal.
Ia menyebutkan, teror tersebut terjadi sudah dua kali. Pertama pada Senin (29/12) dan yang kedua pada Rabu (31/12) dini hari.
"Jadi kemarin saya dapat teror, dikirim bangkai ayam ke rumah saya, lalu, semalam jam 3.00 WIB di CCTV terekam orang lempar molotov ke rumah saya," katanya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Menurut dia, tindakan tersebut tidak hanya merugikan dirinya namun sudah mengancam keamanan keluarga dan juga orang sekitar.
"Kalau rumah saya terbakar, mungkin enggak ada masalah, tapi kalau sampai rumah tetangga saya, rumah orang lain, nah, itu kan jadi masalah. Makanya hari ini saya harus lapor ke Polda Metro Jaya," katanya.
Penyelidikan kasus teror terhadap DJ Donny diharapkan segera menemukan titik terang guna menjamin rasa aman masyarakat dan mencegah terulangnya aksi kriminal serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







