Advertisement
Jenin Digempur, Presiden Palestina Tangguhkan Kontrak Keamanan dengan Israel
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato menyusul pengumuman oleh Presiden AS Donald Trump tentang rencana perdamaian Timur Tengah, di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel, 28 Januari 2020. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Palestina Mahmoud Abbas menangguhkan kontak dan koordinasi keamanan dengan Israel. Sikap tersebut dilakukan lasca-serangan atas kamp Jenin di Tepi Barat pada Senin (3/7/2023).
Kantor kepresidenan menyatakan bahwa keputusan itu ditetapkan setelah pasukan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap gerilyawan di Kota Jenin.
Advertisement
BACA JUGA: Gawat! Perang Besar Israel-Palestina Bisa Meletus di Jenin
Adapun keputusan tersebut diambil setelah Abbas mengadakan pertemuan dengan para pemimpin otoritas Palestina lainnya, seperti dilansir dari Reuters, pada Selasa (4/7/2023).
Abbas telah menangguhkan sementara koordinasi dengan Israel beberapa kali pada masa lalu selama putaran kekerasan sebelumnya.
Seperti diketahui, pasukan Israel dengan ratusan tentaranya melakukan gempuran serangan udara di Jenin, dan menjadi yang operasi militer terbesar dalam 20 tahun terakhir.
Harian Israel Yedioth Ahronoth sebelumnya melaporkan bahwa sekitar 1.000 tentara Israel akan memulai fase kedua operasi di Jenin dalam beberapa jam ke depan.
Bulan Sabit Merah Palestina mengumumkan bahwa telah mengevakuasi sekitar 500 keluarga Palestina dari dalam kamp pengungsi Jenin.
Terlihat dari cuplikan di media sosial, menunjukkan para pengungsi di kamp pengungsi Jenin dievakuasi semalaman.
Banyak yang turun ke jalan dengan berjalan kaki, karena penduduk takut akan berlanjutnya kekerasan di daerah tersebut.
Menurut Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), kamp pengungsi Jenin telah menjadi tempat penderitaan selama beberapa dekade.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pemkab Sleman Minta Kalurahan Siapkan Strategi Hadapi Penurunan DD
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
- Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN
- Bahlil Wajibkan Etanol di BBM Mulai 2027
- Menkes Resmikan Ground Breaking CMU RSUP Sardjito
- Hari Jadi ke-73, DPRD Kulonprogo Anjangsana ke Panti Asuhan
- Indef: MBG Dorong PDB Nasional hingga 0,17 Persen pada 2040
- Pemda DIY Tegaskan UMP 2026 Sudah Jalan Tengah Buruh-Pengusaha
Advertisement
Advertisement



