Advertisement
KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
Menteri Agama periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas berjalan memasuki ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (1/9/2025). Yaqut Cholil Qoumas kembali diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2024. Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, terus berjalan meski keduanya belum langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan lembaganya akan melakukan penahanan terhadap dua tersangka tersebut. Hanya saja, ia belum bisa memastikan waktu pastinya.
Advertisement
“Tentunya [dipenjarakan], tapi bukan hari ini ya. Tentunya nanti kami akan lakukan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (9/1/2026).
Ia memastikan penetapan tersangka terhadap Yaqut dan Gus Alex sudah didukung alat bukti yang memadai. Keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (8/1/2026).
BACA JUGA
“Penetapan tersangka tentu berdasarkan kecukupan alat bukti. Penyidikannya masih terus berproses,” imbuhnya.
KPK juga belum dapat mengungkap besaran pasti kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan haji tersebut. Perhitungan masih difinalisasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Masih menunggu finalisasi dari kawan-kawan BPK. Kita tunggu kalkulasinya sampai nanti selesai. Nanti tentu kami sampaikan,” ujar Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
1.715 Anak di Bantul Belum Sekolah, Pemkab Perketat Validasi Data
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Pengeroyokan Remaja di Bantul, Motif Diduga Rivalitas Geng
- Aturan Baru Pajak Mobil Listrik Berlaku, Industri Diminta Tetap Tumbuh
- Indonesia Protes Keras Spanduk Israel di RS Gaza
- Polisi Buru 5 Anggota Geng Remaja Tewaskan Pelajar Bantul
- KPK Usut Suap Kereta Api Mantan DPR Sudewo
- Lansia 80 Tahun Tewas di Simpang Jambon, Diduga Pengendara Lalai
- YouTube Patuhi PP Tunas Nonaktifkan Akun Anak
Advertisement
Advertisement






