Advertisement

Ini Penjelasan Polri tentang Informasi Rizieq Shihab Masuk Daftar Red Notice

Newswire
Rabu, 11 November 2020 - 21:47 WIB
Budi Cahyana
Ini Penjelasan Polri tentang Informasi Rizieq Shihab Masuk Daftar Red Notice Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/11/2020). - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Polri mengklaim tak tahuihwal masuknya nama pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke dalam daftar red notice Interpol.

"Saya malah baru dengar dari kalian," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu (11/11/2020)

Advertisement

BACA JUGA:  Simak! Ini Barang Paling Laris saat Ramadan-Lebaran versi Tokopedia

Adapun, dalam keterangannya usai tiba di Tanah Air, Rizieq mengaku telah menjalin kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN). Dia mengaku pernah menyampaikan itu kepada pemerintah Arab Saudi ketika dirinya diisukan menjadi buronan yang melarikan diri dari Indonesia.

Pentolan FPI itu mengatakan, pemerintah Arab Saudi pernah memeriksa dirinya setelah mendapat laporan bahwa Rizieq adalah buronan yang melarikan diri.

"Katanya saya ini buronan, melarikan diri, ada persoalan hukum yang saya hadapi, saya katanya red notice. Ada yang bilang saya orang politik yang selalu bikin keributan di mana-manananti bahaya untuk keamanan Saudi," kata Rizieq dalam video di akun Youtube Front TV pada Selasa (10/11/2020).

Rizieq pun mengaku tak ingin menuduh siapa pihak yang membuat laporan ke pihak Arab Saudi. Namun, karena laporannya ke tingkat negara, maka dia menduga pihak yang melaporkan berasal dari pihak yang memiliki jabatan tinggi.

Sementara itu, terkait dokumen BIN, Tempo sudah menghubungi Deputi VII BIN Wawan Purwanto untuk mengonfirmasi pernyataan Rizieq tersebut. Namun hingga berita ini ditulis, Wawan belum merespons.

BACA JUGA:  Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Dampak Tawuran, Museum Ki Hajar Dewantara Diminta Dilengkapi Pagar Pengaman

Jogja
| Selasa, 06 Juni 2023, 22:37 WIB

Advertisement

alt

Pengin Nikmati Air Terjun Swiss dan Kebun Tulip ala Belanda, Objek Wisata Ini Cocok untuk Anda

Wisata
| Senin, 05 Juni 2023, 17:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement