Wiranto Minta Pejabat TNI-Polri Angkat Pelajar Papua sebagai Anak Asuh

Penampakan polisi saat merangsek dan menangkapi mahasiswa asal Papua di Wisma, di Jalan Kalasan, Nomor 10 Surabaya, Jawa Timur. - Suara.com/Dimas.
09 September 2019 21:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA– Pejabat TNI dan polri dianjurkan punya anak asuh yang berasal dari mahasiswa Papua.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto berjanji pemerintah akan memberikan perlindungan dan rasa aman kepada pelajar-pelajar Papua yang tengah merantau untuk menempuh pendidikan.

Salah satu upaya yang akan dilakukan Wiranto adalah memerintahkan aparat TNI dan Polri untuk mendampingi pelajar-pelajar asal Papua yang menempuh pendidikan di daerah lain.

"Kita anjurkan dari pejabat kepolisian, dari TNI nanti punya anak asuh, anak asuh ikut merawat, punya hubungan telepon dengan mereka (pelajar-pelajar Papua-red)," ujar Wiranto di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Menurut Wiranto, upaya tersebut dinilai efektif untuk memberikan rasa aman kepada para pelajar asal Papua. Diharapkan nantinya dengan upaya tersebut akan tercipta hubungan yang baik, layaknya orang tua terhadap anaknya.

"Adik-adik kita merasa nyaman di manapun mereka berada, merasa menjadi keluarga besar, keluarga Indonesia tidak terisolasi, tidak eksklusif," ucapnya.

Sebelumnya, mantan Panglima ABRI itu menyebutkan masyarakat Papua dan Papua Barat sempat termakan isu perlakuan diskriminatif terhadap pelajar dari daerah mereka di perantauan. Ia pun mengklarifikasi kabar itu tidak benar.

"Mahasiswa yang eksodus dari daerah kembali ke Papua telah dilakukan suatu komunikasi dengan para orang tuanya," tutur Wiranto.

Sumber : Okezone.com