Advertisement
Vladimir Putin Puji Kepemimpinan Jokowi di Presidensi G20 Bali
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) seusai usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Presiden menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian. ANTARA FOTO/BPMI-Laily Rachev - rwa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda Presidensi G20 Indonesia. Putin menilai Jokowi secara konsisten mempromosikan agenda pemersatu dalam Presidensi G20 Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Putin saat melakukan percakapan dengan Jokowi melalui telepon, Rabu (3/11/2022). Seperti diketahui, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali akan digelar pada 15-16 November 2022.
Advertisement
"Rusia memuji kepemimpinan G20 Indonesia yang konstruktif dan terdepolitisasi dalam hal isu-isu mendesak seperti upaya memperkuat energi dan ketahanan pangan, memastikan transisi energi yang seimbang, dan transformasi digital ekonomi global, serta untuk meningkatkan layanan kesehatan," jelas layanan pers Kremlin yang dilansir dari TASS, dikutip dari Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com, Kamis (3/11/2022).
Terkait KTT G20 Bali, Putin dan Jokowi sempat membahas perkembangan konflik yang terjadi antara Rusia vs Ukraina. Jokowi turut menyambut keputusan Rusia untuk bisa bergabung dalam kesempatan koridor Black Sea Grain Initiative (BSGI).
"Melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Putin dan mendiskusikan terkait BSGI. Menyambut keputusan Rusia bergabung kembali dalam inisiatif itu," cuit Jokowi melalui akun Twitter-nya, Rabu (2/11/2022)
Sebelumnya, Putin memang sudah memutuskan untuk melakukan keterlibatan negaranya dalam BSGI. Putin mengungkapkan bahwa Ukraina telah memberikan jaminan kepada negaranya mereka tidak akan menggunakan koridor gandum untuk tujuan militer.
"Saya telah memberikan instruksi kepada Kementerian Pertahanan untuk melanjutkan partisipasi penuh kami dalam upaya ini. Tapi pada saat yang sama, Rusia berhak untuk menarik diri dari perjanjian ini (BSGI), jika jaminan ini dilanggar Ukraina," kata Putin.
Putin beberapa kali mengungkapkan keinginan dirinya untuk datang langsung ke KTT G20 Bali. Namun, pihak Kremlin belum mengonfirmasi kehadiran Putin secara resmi.
Selain itu, sampai saat ini masih ada 3 negara, termasuk Rusia yang belum mengkonfirmasi kehadirannya di Presidensi G20. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan menelepon ketiga negara itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Keluarga ADP Pertanyakan Penghentian Penyelidikan, Ini Alasannya
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Andrew Jung Absen, Persib Hadapi Persija Tanpa Striker Utama
- 10 Gedung Koperasi Desa Merah Putih Gunungkidul Mulai Dibangun
- Aceh Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Hingga 22 Januari
- Penjelasan PSSI Terkait Tendangan Kungfu di Liga 4 DIY, Kafi vs UAD
- Jaksa Ajukan Penyitaan Rumah Nadiem di Dharmawangsa
- Prabowo Perintahkan Dana Pensiun untuk Atlet Berprestasi
- Hasto Wardoyo Sebut Pilkada Lewat DPRD Hilangkan Emotional Bonding
Advertisement
Advertisement



