Advertisement

Menunggu Oleh-Oleh dari Jemaah Haji? Sabar, Biaya Pengirimannya sampai 2 Bulan

Newswire
Senin, 04 Juli 2022 - 15:27 WIB
Arief Junianto
Menunggu Oleh-Oleh dari Jemaah Haji? Sabar, Biaya Pengirimannya sampai 2 Bulan Jamaah calon haji mengirimkan oleh-oleh dari Tanah Suci ke kampung halaman di Indonesia lewat jasa kargo di Mekkah, Senin (4/7/2022). - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -- Calon haji yang hendak mengirimkan oleh-oleh khas dari Tanah Suci ke kampung halaman lewat kargo harus ekstra bersabar. Pasalnya, pengiriman tersebut memakan waktu hingga dua bulan lamanya.

"Untungnya, oleh-olehnya bukan barang yang cepat basi seperti baju, rantang dan lain-lain," kata Rasdiana, calon haji asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan saat ditemui di Mekkah, Senin (4/7/2022).

Rasdiana mengaku mengirim lewat kargo karena oleh-oleh yang dibeli seberat 37 kilogram. Untuk itu dia membayar sekitar 400 Saudi Riyal untuk ongkos kirim sampai ke Pinrang.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Puan: PDIP Siap Kerja Sama dengan Partai Lain, Asal Cocok

Sementara bagasi jamaah sendiri dibatasi, maka kargo menjadi pilihan. "Sebenarnya di kampung juga ada barang yang sama, tapi kita beli di sini cari berkah Tanah Suci," kata Rasdiana.

Pengiriman barang butuh waktu cukup lama hingga dua bulan karena menggunakan kapal laut. Menurut pihak kargo, Ali Jufri, sejak pandemi Covid-19 tidak ada lagi kargo lewat udara dengan pesawat, semua lewat laut.

Ali mengatakan kargo yang digelutinya bukan layanan musiman haji semata tapi juga biasa mengirimkan barang dari TKI ke Tanah Air.

Dia menjamin barang yang dikirim akan sampai langsung ke rumah. Untuk biaya pengiriman bervariasi tergantung daerah tujuan seperti Sulawesi sebesar 17 Saudi Riyal per kilogram. Sementara untuk pengiriman ke Jakarta sebesar 7 Saudi Riyal per kilogram dan ke Batam sebesar 12 Saudi Riyal per kilogram.

Jamaah calon haji sebelumnya sudah berbelanja oleh-oleh di sekitar hotel tempat mereka menginap untuk menghemat dan mengisi waktu sebelum puncak haji.

Advertisement

Puncak haji, yakni wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah atau 8 Juli 2022 serta rangkaiannya mulai di Muzdhalifah hingga Mina sampai 13 Dzulhijjah.

Sebelumnya, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Budi Sylvana mengingatkan jamaah calon haji untuk beristirahat tiga hari sebelum puncak haji untuk memulihkan kondisi agar sehat saat di Arafah, Muzdhalifah dan Mina.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ditinggal Beli Makanan, Motor di Dapur Digondol Maling

Kulonprogo
| Kamis, 29 September 2022, 11:17 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement