MAN 5 Sleman Gelar Kemah Bakti Lingkungan Hidup di Cangkringan
Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan, MAN 5 Sleman Gelar Kemah Bakti Lingkungan Hidup di Cangkringan
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima audiensi SMK Bina Utama Kendal di kantornya, Kamis (17/02/2022)./Istimewa
SEMARANG—Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung upaya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk terus mencetak generasi pekerja dan kreatif.
Wagub meyakini, kepercayaan diri perlu dibangun agar siswa memiliki optimisme tinggi saat masuk dunia usaha.
"Jadi kuncinya adalah percaya diri. Bahwa mereka bisa ditempatkan di dunia industri. Siswa siap (bersaing karena) memiliki terobosan dan inovasi," kata Wagub saat menerima audiensi SMK Bina Utama Kendal di kantornya, Kamis (17/02/2022).
Menurutnya, sekolah perlu menjadi inkubator bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan. Dia menilai, kemampuan tersebut tidak harus terpaku pada kompetensi yang diajarkan di sekolah saja.
"Anak-anak bukan hanya diisi (kemampuan) untuk masuk (dunia) industri saja. Namun dibekali bagaimana bisa (memiliki kemampuan) mandiri, mengasah potensinya, sehingga (meskipun) tidak ada jurusannya pun (mereka) bisa membuat karya Aquascape ," tandasnya.
Sementara itu, Kepala SMK Bina Utama, M. Haryadi mengungkap sekolah yang diampunya memiliki berbagai wadah untuk keterampilan siswa. Dia mencontohkan, mulai dari lini percetakan hingga ranah wirausaha. Siswa di SMK tersebut dilatih untuk membuat robot yang dapat berfungsi membantu manusia. Meskipun masih purwarupa, namun hal tersebut menjadi pembelajaran coding robot yang efisien.
Siswa juga dibekali keterampilan untuk membuat kerajinan Aquascape. Menurut Haryadi, meskipun tidak terdapat dalam mata pelajaran, namun hal ini menjadi salah satu prestasi yang bagus bagi siswa. Pada sektor wirausaha, siswa diajak menjadi entrepreneur melalui dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).
"Kami ada (usaha) percetakan. Kapasitas produksi kami 200 piece dalam waktu seminggu dengan alat yang seadanya, belum maksimal, ini yang sedang dikembangkan. Selain produksi sendiri, kami juga ada sesi Sekolah Pencetak Wirausaha. Ada 20 anak yang masih aktif berjualan di online atau car free day , membuka stand sendiri," terangnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wujudkan Generasi Peduli Lingkungan, MAN 5 Sleman Gelar Kemah Bakti Lingkungan Hidup di Cangkringan
BPBD Sleman melatih 72 relawan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekolah menghadapi berbagai potensi bencana.
Vertigo mendadak hingga pandangan kabur bisa jadi gejala stroke yang sering tak disadari. Kenali tanda F-A-S-T dan SeGeRa ke RS.
Roy Suryo dan Dokter Tifa dirawat di RS Polri usai pemeriksaan kesehatan. Dokter menemukan penyakit bawaan yang perlu pemantauan.
PLN ungkap penyebab listrik padam di Jogja akibat gangguan pembangkit. Pemadaman bersifat sementara dan pemulihan terus dilakukan.
Relawan DIY dukung program MBG dan ajak masyarakat mengawasi agar transparan, tepat sasaran, dan bebas korupsi.