Advertisement

Wagub Jateng Dukung Upaya SMK Cetak Generasi Pekerja dan Kreatif

Media Digital
Selasa, 22 Februari 2022 - 11:07 WIB
Budi Cahyana
Wagub Jateng Dukung Upaya SMK Cetak Generasi Pekerja dan Kreatif Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima audiensi SMK Bina Utama Kendal di kantornya, Kamis (17/02/2022). - Istimewa

Advertisement

SEMARANG—Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendukung upaya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk terus mencetak generasi pekerja dan kreatif.

Wagub meyakini, kepercayaan diri perlu dibangun agar siswa memiliki optimisme tinggi saat masuk dunia usaha.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Jadi kuncinya adalah percaya diri. Bahwa mereka bisa ditempatkan di dunia industri. Siswa siap (bersaing karena) memiliki terobosan dan inovasi," kata Wagub saat menerima audiensi SMK Bina Utama Kendal di kantornya, Kamis (17/02/2022).

Menurutnya, sekolah perlu menjadi inkubator bagi siswa untuk terus mengasah kemampuan. Dia menilai, kemampuan tersebut tidak harus terpaku pada kompetensi yang diajarkan di sekolah saja.

"Anak-anak bukan hanya diisi (kemampuan) untuk masuk (dunia) industri saja. Namun dibekali bagaimana bisa (memiliki kemampuan) mandiri, mengasah potensinya, sehingga (meskipun) tidak ada jurusannya pun (mereka) bisa membuat karya Aquascape ," tandasnya.

Sementara itu, Kepala SMK Bina Utama, M. Haryadi mengungkap sekolah yang diampunya memiliki berbagai wadah untuk keterampilan siswa. Dia mencontohkan, mulai dari lini percetakan hingga ranah wirausaha. Siswa di SMK tersebut dilatih untuk membuat robot yang dapat berfungsi membantu manusia. Meskipun masih purwarupa, namun hal tersebut menjadi pembelajaran coding robot yang efisien.

Siswa juga dibekali keterampilan untuk membuat kerajinan Aquascape. Menurut Haryadi, meskipun tidak terdapat dalam mata pelajaran, namun hal ini menjadi salah satu prestasi yang bagus bagi siswa. Pada sektor wirausaha, siswa diajak menjadi entrepreneur melalui dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

"Kami ada (usaha) percetakan. Kapasitas produksi kami 200 piece dalam waktu seminggu dengan alat yang seadanya, belum maksimal, ini yang sedang dikembangkan. Selain produksi sendiri, kami juga ada sesi Sekolah Pencetak Wirausaha. Ada 20 anak yang masih aktif berjualan di online atau car free day , membuka stand sendiri," terangnya. (ADV)

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Hujan Deras Buat Tujuh Kecamatan di Kulonprogo Tergenang Banjir

Kulonprogo
| Selasa, 06 Desember 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement