Advertisement
PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
Meteran listrik / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebutuhan listrik tambahan untuk hajatan, pesta, hingga proyek sementara kini tidak lagi harus bergantung pada genset. PT PLN (Persero) menghadirkan layanan tambah listrik sementara melalui fitur Penyambungan Sementara di aplikasi PLN Mobile untuk menjawab kebutuhan daya dalam waktu terbatas.
Fitur ini memungkinkan masyarakat memperoleh pasokan listrik tambahan tanpa mengubah daya permanen di rumah atau lokasi kegiatan. Seluruh proses diajukan langsung dari ponsel, sekaligus memberi kepastian jadwal dan kesiapan listrik seusai permohonan dikirim.
Advertisement
"Kalau pelanggan mengadakan acara atau kegiatan sementara dan membutuhkan pasokan listrik sementara, layanan Penyambungan Sementara di PLN Mobile bisa dimanfaatkan," ujar Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Menurut Gregorius, layanan ini dirancang sebagai jalur resmi bagi masyarakat yang memerlukan pasokan listrik dalam periode tertentu, tanpa harus menaikkan daya permanen. Skema tersebut membuat kebutuhan listrik untuk hajatan keluarga, pesta, maupun proyek jangka pendek dapat dipenuhi secara terukur.
BACA JUGA
Lewat layanan ini, kata dia, pelanggan bisa mendapatkan pasokan listrik untuk jangka waktu tertentu tanpa harus mengubah daya listrik permanen.
Seluruh tahapan permohonan dilakukan secara digital dan dapat dipantau hingga tuntas. Pelanggan cukup mengajukan melalui aplikasi, lalu memantau perkembangannya melalui menu Daftar Riwayat di halaman Profil PLN Mobile.
Greg menyampaikan layanan Penyambungan Sementara dihadirkan untuk memberi pilihan resmi bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik dalam waktu terbatas.
"Proses pemesanannya mudah dan melalui kanal resmi. Tidak hanya lebih aman, namun juga terjangkau dan tidak menimbulkan polusi suara karena tidak menggunakan genset," ujar Gregorius.
Transparansi proses menjadi nilai tambah karena pemohon dapat mengetahui setiap tahapan penyambungan. Skema ini sekaligus mengurangi risiko penggunaan sambungan tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Dengan layanan ini, masyarakat memiliki cara yang lebih aman dan mudah saat membutuhkan tambahan listrik, tanpa harus mengambil risiko menggunakan sambungan listrik tidak resmi yang membahayakan," kata Gregorius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Ketua MA Menilai OTT KPK Rusak Martabat Hakim
- Diskon 100 Persen PPN Tiket Pesawat Berlaku Maret 2026
- WHO Rilis Data, Perhimpunan Dokter Paru Ingatkan Infeksi Paru Berat
- Hoaks Ridwan Kamil Sebut Jokowi Terima Uang BJB
- Bantuan Pangan Non Tunai Kini Dibatasi, Ini Keterangan Lengkapnya
- Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka, MA Tolak Pendampingan
- Pertumbuhan Ekonomi DIY Diprediksi Stabil 2026
Advertisement
Advertisement



