Menpar Bawa Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 ke Solo dan Jogja, Ini Alasannya
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Anak flu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa penyebaran influenza A(H3N2) subclade K atau yang kerap disebut super flu di Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Meski telah terdeteksi di belasan provinsi, tren kasus influenza secara nasional justru menunjukkan penurunan pada awal 2026.
Berdasarkan data Kemenkes, sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026, tercatat 74 kasus influenza A(H3N2) subclade K dari total 204 spesimen influenza A(H3N2) yang diperiksa. Temuan terbanyak berasal dari Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Puncak kasus terjadi pada minggu ke-40 tahun 2025 dan mulai menunjukkan tren penurunan sejak minggu ke-44. Bahkan, tidak terdapat penambahan kasus baru subclade K sejak minggu ke-52.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes Prima Yosephine mengatakan virus influenza H3N2 bukanlah jenis baru, melainkan bagian dari influenza musiman yang rutin beredar setiap tahun.
“H3N2 merupakan bagian dari influenza musiman. Pada pertengahan Januari 2025, H3N2 subclade K telah dilaporkan di sekitar 80 negara, termasuk Indonesia dengan kasus pertama terdeteksi pada minggu ke-36. Namun, berdasarkan hasil pemantauan, tren kasus influenza di Indonesia telah menurun, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya di Jakarta, Selasa.
Prima menjelaskan, sebagian besar penderita influenza hanya mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh tanpa perawatan khusus. Adapun kasus berat umumnya terjadi pada kelompok berisiko tinggi, seperti lanjut usia dan individu dengan penyakit penyerta atau komorbid.
Ia menambahkan, laporan kematian pada pasien influenza umumnya tidak disebabkan langsung oleh virus influenza, melainkan karena kondisi komorbid yang memperberat penyakit dasar yang sudah diderita pasien.
“Influenza tidak selalu menjadi penyebab kematian utama, tetapi dapat menjadi pencetus yang memperburuk kondisi kesehatan yang sudah tidak stabil, terutama pada pasien lansia dengan komorbid,” katanya.
Untuk memastikan situasi tetap terkendali, Kemenkes terus melakukan surveilans influenza di fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit, hingga pintu masuk negara. Pengawasan ini mencakup pemeriksaan laboratorium serta analisis genom virus guna mendeteksi kemungkinan perubahan karakter virus.
Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit, serta memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid. Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala berat.
“Vaksinasi influenza tahunan, khususnya bagi kelompok berisiko, juga dianjurkan sebagai langkah pencegahan,” ucap Prima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.