Miliarder Jepang Ajak 8 Orang Pergi ke Bulan Pakai Roket Elon Musk

Yusaku Maezawa - JIBI
03 Maret 2021 14:47 WIB Nirmala Aninda News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Pada 2023, kru penjelajah sipil berencana pergi ke tempat yang hanya sedikit orang yang pernah pergi sebelumnya: melewati Bulan, keluar dari orbit Bumi, dan berkelana lebih jauh dari yang pernah dilakukan manusia mana pun dari planet asal kita.

Dilansir melalui Business Insider, miliarder Jepang Yusaku Maezawa pada Selasa (2/3), mengumumkan dia memilih delapan orang dari seluruh dunia untuk bergabung dengannya dalam perjalanannya selama sepekan, semua biaya perjalanan pulang pergi Bulan-Bumi ditanggung.

BACA JUGA: Vaksinasi Tahap Kedua di Bantul Diharapkan Terealisasi Pekan Ini

Pada 2018, Maezawa membeli semua kursi yang tersedia di roket SpaceX Elon Musk, dan keduanya mengumumkan misi sipil pertama ke bulan yang dijadwalkan pada 2023.

Maezawa awalnya berencana untuk mengundang delapan seniman bersamanya dalam perjalanan tersebut, tetapi mengatakan dalam sebuah video bahwa rencananya telah berubah.

"Siapa yang saya maksud dengan seniman? Semakin saya memikirkannya semakin ambigu," kata Maezawa yang dikutip melalui Business Insider, Rabu (3/3).

Miliarder itu mengatakan dia sampai pada kesimpulan bahwa siapa pun yang melakukan sesuatu yang kreatif dapat dianggap sebagai seniman.

Untuk saat ini, hanya ada dua persyaratan untuk bergabung dengan kru Maezawa.

Pertama, pelamar harus bisa memajukan "aktivitas apa pun yang Anda ikuti" dengan "pergi ke luar angkasa". Dan kedua, peserta terpilih harus bersedia dan mampu mendukung kru yang memiliki aspirasi serupa.

Maezawa mengatakan misi tersebut akan mencakup total 10 hingga 12 orang, termasuk delapan warga sipil yang akan dia pilih sebagai bagian dari misi #dearMoon.

Prapendaftaran untuk misi ini dibuka hingga 14 Maret, menurut situs web.

Proses aplikasi membutuhkan nama, negara, alamat email, dan foto profil. Selanjutnya, proses penyaringan awal akan dimulai 21 Maret, diikuti dengan wawancara terakhir dan pemeriksaan kesehatan pada akhir Mei.

Kedelapan anggota awak akan dipilih pada akhir Juni dan pelatihan akan segera dimulai setelahnya, kata situs web tersebut.

Persiapan untuk misi akan berlangsung hingga "lepas landas", yang dijadwalkan pada bagian pertama tahun 2023.

SpaceX terus mengerjakan roket Starship selama dua tahun terakhir, menguji prototipe di fasilitasnya yang berlokasi di Texas.

Starship belum mencapai orbit, tetapi perusahaan Elon Musk itu telah berhasil meluncurkan prototipe Starship baru. Sekarang perusahaan fokus untuk berhasil mendaratkan roket.

Dalam video promosi yang dirilis Selasa (2/3), Musk mengatakan dia yakin roket akan mencapai orbit berkali-kali pada tahun 2023 dan akan siap untuk mengangkut manusia.

"Kelihatannya sangat, sangat menjanjikan," katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia