Advertisement

Arab Saudi Larang Masuk WNA, Termasuk dari Indonesia

John Andhi Oktaveri
Rabu, 03 Februari 2021 - 13:47 WIB
Sunartono
Arab Saudi Larang Masuk WNA, Termasuk dari Indonesia Suasana Al Balad, yang sering disebut sebagai Kota Tua Jeddah, Arab Saudi, Minggu (2/9/2018). - Antara\\r\\n\\r\\n

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Arab Saudi melarang pekerja asing dari 20 negara termasuk Indonesia masuk ke negara tersebut guna mengendalikan penyebaran virus Corona (Covid-19). Pengecualian untuk larangan yang mulai berlaku mulai pukul 9 malam hari ini waktu setempat adalah para diplomat serta staf medis dan keluarga mereka seperti dikutip ArabNews.com, Rabu (3/2).

Selain dari Indonesia penerbangan yang membawa ekspatriat akan dilarang dari UEA, Mesir, Lebanon, Turki, AS, Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia. Selain itu juga dari Irlandia, Portugal, Swiss, Swedia, Brasil, Argentina, Afrika Selatan, India, Pakistan, dan Jepang.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

BACA JUGA : WNA Dilarang Masuk Indonesia, Ini SE Satgas Covid-19

Larangan itu juga berlaku untuk pelancong yang transit melalui salah satu dari 20 negara dalam 14 hari sebelum kunjungan yang direncanakan ke Negara tersebut.

Banyak penumpang menggunakan Dubai sebagai pusat transit dari negara-negara yang tidak memiliki penerbangan langsung ke Arab Saudi. Akan tetapi, opsi itu sekarang tidak lagi tersedia.

Tindakan baru ini dilakukan di tengah lonjakan kasus Covid-19 global dan terkait dengan mutasi virus Corona. Jenis virus itu pertama kali terdeteksi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil. Pada sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa vaksin yang diluncurkan di seluruh dunia mungkin kurang efektif melawannya.

BACA JUGA : WNA Dilarang Masuk ke Indonesia Mulai 1 Januari-14 

Inggris memulai pengujian dari pintu ke pintu terhadap 80.000 orang pada hari Selasa dalam upaya untuk membendung penyebaran varian Afrika Selatan yang sangat menular. Di Swedia telah terjadi peningkatan penyebaran varian asal Inggris.

Advertisement

Pejabat kesehatan di Kerajaan Arab Saudi memperingatkan minggu ini bahwa tindakan yang lebih ketat akan diperlukan untuk mengekang penyebaran virus jika masyarakat terus meremehkan peraturan tentang jarak sosial dan larangan pertemuan besar.

Arab Saudi melaporkan 310 kasus baru Covid-19 pada hari ini atau hampir empat kali lipat dari jumlah sebulan lalu. Penerbangan ke dan dari kerajaan itu pertama kali ditangguhkan pada 14 Maret 2020, dua minggu setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah virus Corona adalah pandemi.

BACA JUGA : Pemerintah Perpanjang Larangan WNA Masuk ke Indonesia

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : ArabNews.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Kendaraan Berat Dilarang lewat Piyungan-Patuk hingga Desember

Jogja
| Senin, 28 November 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement