Kesepakatan Nuklir AS-Saudi Bergantung pada Perjanjian Abraham
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Reruntuhan bangunan terlihat di Teheran, Iran, (4/3/2026). (Xinhua/Shadati)
Harianjogja.com, JAKARTA— Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menegaskan bahwa negaranya tidak meminta gencatan senjata dengan Amerika Serikat maupun Israel di tengah eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC News yang ditayangkan pada Kamis (5/3/2026).
“Kami tidak meminta gencatan senjata, dan kami tidak melihat adanya alasan mengapa kami harus bernegosiasi dengan AS karena kami telah bernegosiasi dengan mereka dua kali, dan setiap kali mereka menyerang kami di tengah proses negosiasi tersebut,” ujar Araghchi.
Ia juga menanggapi kemungkinan invasi darat oleh Amerika Serikat ke Iran. Menurutnya, Iran siap menghadapi skenario tersebut.
“Kami menunggu mereka karena kami yakin dapat menghadapi mereka, dan hal itu akan menjadi bencana besar bagi mereka,” katanya.
Araghchi menegaskan bahwa Iran telah mempersiapkan diri menghadapi konflik yang sedang berlangsung dan siap untuk berbagai kemungkinan, termasuk invasi darat. Ia menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran telah berada dalam kesiapan penuh.
Di sisi lain, Iran menyatakan bahwa Angkatan Laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menargetkan kapal induk USS Abraham Lincoln menggunakan drone di wilayah Teluk Oman, sekitar 340 kilometer dari perairan teritorial Iran.
Markas Besar Khatam al-Anbiya Headquarters Iran mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah IRIB TV bahwa setelah serangan drone tersebut, kapal induk USS Abraham Lincoln bersama kapal perusaknya segera menjauh dari lokasi dan kini berada lebih dari 1.000 kilometer dari kawasan tersebut.
Perkembangan ini terjadi setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran serta sejumlah kota lain di Iran yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama beberapa anggota keluarganya, sejumlah komandan militer senior, serta warga sipil. Iran kemudian membalas dengan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan aset militer Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Febrie Adriansyah resmi ditahan Kejagung sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait Asabri serta temuan emas 74 kilogram.