Ganjar Pranowo: Keraton Djipang Beda dengan Kerajaan Agung Sejagat

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (10/5). ANTARA FOTO - Reno Esnir
17 Januari 2020 18:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SEMARANG-Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberi penjelasan ihwal kemunculan Keraton Djipang di Kabupaten Blora.

Setelah Keraton Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, keraton baru muncul kembali di Jawa Tengah. Keraton baru ini berlokasi di Kabupaten Blora.

Bernama Keraton Djipang, tepatnya berlokasi di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, keraton ini dipimpin raja bernama PRA Barik Barliyan Surowiyoto.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. Dari hasil penyelidikan, keraton itu orientasinya untuk pariwisata.

"Itu beda dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat). Kalau di Purworejo itu kan ngeri, kalau enggak dukung disumpahin tidak selamat, dikutuk dan sebagainya. Kalau yang di Blora ini tidak ada ancaman seperti itu," kata Ganjar, Kamis (16/1/2020).

Ganjar memastikan, keberadaan Keraton Djipang yang berdiri sejak 2014 tidak meresahkan masyarakat. Selama ini tidak ada keributan yang terjadi di sana.

"Selama ini relatif tidak ada geger genjik (keributan) di sana. Maka nanti biar dicek oleh Kesbangpolinmas kami," ucapnya.

Untuk itu, penanganan kerajaan di Blora akan berbeda dengan KAS di Purworejo.

"Beda penanganannya, biar nanti didalami Kesbang," ujarnya.

Sumber : iNews.id