Advertisement
Polisi Tangkap Influencer Jaksel Produksi Ganja dari Dark Web
Foto ilustrasi penangkapan. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence - AI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Influencer Jakarta Selatan berinisial AW (45) ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus produksi ganja dari dark web luar negeri. Konten kreator tersebut diduga memproduksi narkotika jenis ganja secara mandiri di kediamannya.
Penangkapan dilakukan di rumah tersangka yang berada di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/2). Dari hasil pengungkapan, polisi menemukan praktik produksi ganja rumahan yang telah berlangsung cukup lama.
Advertisement
"Jadi bibit ganjanya diperoleh melalui media 'dark web' dari luar," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Nugroho dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu.
Menurut Prasetyo, AW mengaku telah memproduksi narkotika jenis ganja di rumahnya selama kurang lebih satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut, tersangka melakukan panen secara berkala setiap tiga bulan.
BACA JUGA
AW juga menyampaikan bahwa dirinya bisa mendapatkan kualitas ganja terbaik tanpa harus membeli dari pihak lain.
"Tersangka dan aktivitasnya memproduksi narkotika ganja siap pakai yang dipanen setiap tiga bulan sekali dengan hasil sebanyak kurang lebih 1 sampai dengan 1,5 kilogram (kg)," ucapnya.
Selain memanen ganja kering, AW diketahui mengolah hasil panen tersebut menjadi ganja cair (liquid). Proses peracikan dilakukan menggunakan sejumlah peralatan yang dibeli dari berbagai negara, dengan bahan baku bibit ganja yang diperoleh dari 'dark web' yang diduga dikelola di luar negeri.
Dalam pengembangan kasus ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Selatan juga mengamankan seorang perempuan berinisial LPM, yang merupakan istri tersangka AW.
LPM ditangkap karena tidak melaporkan aktivitas ilegal yang dilakukan suaminya. Kini, pasangan suami-istri tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
Atas perbuatannya, AW dijerat Pasal 610 ayat 2 huruf A Undang-Undang (UU) RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab UU Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman mati. Sementara itu, sang istri disangkakan melanggar Pasal 131 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal satu tahun penjara, sementara penyidik masih mendalami alur perolehan bibit ganja dari dark web luar negeri tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- Ambisi Calafiori Bawa Timnas Italia Akhiri Kutukan Absen Piala Dunia
- Satoria Hotel Yogyakarta Hadirkan Paket Halalbihalal Magical Raya
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
Advertisement
Advertisement







