Libur Sekolah, Penumpang KA di Jogja Melonjak 40 Persen
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Risiko keselamatan pelayaran meningkat pada 11–14 Februari 2026 seiring peringatan dini gelombang laut tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ketinggian gelombang di sejumlah perairan Indonesia diprakirakan bisa mencapai hingga 4 meter.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menjelaskan dinamika angin menjadi faktor utama peningkatan tinggi gelombang. Di wilayah utara Indonesia, angin umumnya bertiup dari timur laut hingga timur dengan kecepatan 5–20 knot. Sementara di selatan, arah angin bergerak dari barat daya sampai barat laut dengan kecepatan 3–16 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian timur dan Samudra Pasifik utara Maluku, yang berkontribusi terhadap peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Gelombang dengan ketinggian 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Selat Malaka bagian utara, perairan barat Kepulauan Nias, Bengkulu, Aceh, Kepulauan Mentawai, Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian timur, Laut Bali, Laut Flores, Laut Seram, Laut Sumbawa, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Arafuru bagian tengah, utara dan timur, Selat Karimata bagian utara, serta Selat Makassar bagian selatan.
Untuk wilayah Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kisaran 2,5–4 meter.
BMKG mengingatkan bahwa ambang risiko berbeda pada tiap jenis kapal. Perahu nelayan berpotensi terdampak jika angin melampaui 15 knot dan gelombang lebih dari 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko ketika angin melebihi 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter, sedangkan kapal feri harus waspada apabila angin melampaui 21 knot dengan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan memantau informasi cuaca maritim terkini dari BMKG,” kata Eko.
Peringatan ini menjadi bagian dari mitigasi potensi cuaca ekstrem di perairan Indonesia selama pertengahan Februari, terutama bagi aktivitas pelayaran, perikanan, dan transportasi laut yang tetap berjalan di tengah dinamika musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Kolombia tim terakhir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Asia habis tak tersisa, Eropa dominan dengan 7 wakil. Simak daftar lengkap tim lolos!
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina