Ketua Banggar DPR Pastikan TKD 2027 Naik, Bukan Dipangkas
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Kirab Keraton Djipang di Blora. (Foto: Istimewa)
Harianjogja.com, BLORA--Setelah heboh Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, kini muncul kerajaan baru di Kabupaten Blora.
Ternyata di Kabupaten Blora juga terdapat kerajaan bernama Keraton Djipang yang terletak di Kecamatan Cepu. Pihak kepolisian akan memantau kegiatan dari kerajaan tersebut.
Kapolres Blora AKBP, Antonius Anang, membenarkan adanya sekelompok orang yang mendirikan kerajaan di wilayah hukumnya. Namun, ia sendiri belum bisa memastikan pergerakan kerajaan tersebut merugikan masyarakat atau tidak.
"Sampai saat ini saya belum melihat itu. Tapi nanti saya akan cek terlebih dahulu. Sampai saat ini tidak ada (pergerakan yang merugikan), aman," jelasnya saat dimintai konfirmasi detikcom-jaringan Harianjogja.com melalui pesan singkat, Kamis (16/1/2020).
Keraton Keraton Djipang berada di Desa Jipang Kecamatan Cepu, Blora, beridiri sejak 2014. Bahkan pada tahun 2016 lalu, sempat digelar kirab budaya di wilayah setempat yang kala itu didukung Pemerintah Kabupaten Blora.
Raja Keraton Djipang, PRA Barik Barliyan Surowiyoto, menyebut keberadaan kerajaan Djipang merupakan aset sejarah dan budaya. Alasannnya, di masa lalu pernah berdiri sebuah kerajaan sehingga memiliki kaitan kesejarahan.
"Ini kembali muncul di permukaan karena sebagai upaya kami untuk tetap melestarikan sejarah dan budaya yang ada. Saya memang ada keturunan dari Adipati Jipang, Arya Penangsang," terangnya kepada detikcom melalui pesan singkat hari ini.
Barik juga menegaskan, Kerajaan Djipang berbeda dengan Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo yang keberadaanya meresahkan warga hingga ditutup oleh polisi karena dugaan penipuan.
"Kami ada historikalnya, dulu memang sudah ada (kerajaan) ini, sehingga jelas berbeda. Keberadaanya saat ini orientasinya untuk sektor pariwisata dan melestarikan sejarah dan budaya. Kalau yang di Purworejo itu orientasinya untuk penipuan, bahkan makar. Pun kami juga telah terdaftar di Forum silaturahmi keraton Nusantara," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Detik.com
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran sejauh 2 km pada 8 Juli 2026. Warga diminta menjauhi zona bahaya dan tetap waspada.
Indonesia mendorong standar global AI yang fleksibel dan inklusif agar tidak membebani UMKM di negara berkembang.
Kasus DBD di Bantul turun drastis jadi 35 kasus tanpa kematian. Warga diminta waspada ISPA, influenza, dan iritasi mata.
DFC melihat peluang investasi di Indonesia, mulai dari energi nuklir hingga infrastruktur dan jasa keuangan.
Rupiah melemah ke Rp17.984 per dolar AS dipicu eskalasi Timur Tengah, meski cadangan devisa Indonesia meningkat.