Rudiantara Diisukan Jadi Dirut PLN, Stafsus KemenBUMN: Tunggu RUPS

Rudiantara. - Suara.com/Yasir
10 Desember 2019 16:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Isu penetapan Rudiantara jadi Direktur Utama PT PLN (Persero) kian santer terdengar. Namun, Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan hal itu masih harus menunggu jadwal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Arya menyebut, hingga saat ini jadwal RUPS untuk PLN belum ditentukan bakal berlangsung kapan.

"Kalau PLN jadwalnya [RUPSLB] belum ditentukan kapan," kata Arya di Jakarta, Selasa (12/10/2019).

Untuk itu, Arya meminta semua pihak untuk bersabar terkait kapan Rudiantara bakal disahkan menjadi bos PLN tersebut.

Meski demikian, Arya mengungkapkan, RUPS tersebut bakal diusahakan digelar pada tahun ini.

"Kita tunggu saja, kita usahakan akhir tahun ini," kata Arya.

Rudiantara disebut-sebut bakal berlabuh di PLN setelah lengser dari jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Pria yang lahir pada 3 Mei 1959 di kota Bogor, Jawa Barat ini sempat menuntut ilmu di Universitas Padjajaran Bandung tahun 1984 dan melanjutkan S2 di Institut Manajemen PPM, Jakarta tahun 1988.

Dalam LHKPN KPK terbaru tahun 2018, Rudiantara tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp106 miliar.

Rudiantara memiliki tanah dan bangunan senilai Rp90 miliar yang tersebar di berbagai daerah. Selain tanah dan bangunan, Rudiantara juga memiliki alat transportasi dan mesin sebanyak 4 unit yang total nilai mencapai Rp1,4 miliar.

Aset yang masuk dalam LHKPN lainnya adalah harta bergerak yang nominalnya sebesar Rp5,95 miliar, surat berharga sebanyak Rp1,8 miliar, kas atau setara kas mencapai Rp11 miliar dan harta lainnya menyentuh Rp1,56 miliar.

Dan yang terakhir adalah utang yang nominalnya menyentuh Rp5,88 miliar. Jadi total seluruh harta kekayaan Dirut PLN Rudiantara adalah Rp106 miliar.

Sumber : Suara.com