Advertisement
Penerimaan CPNS: Pemerintah Sediakan Layanan Simulasi SKD, Kuota Dibatasi 1.500 Per Hari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah menyediakan layanan untuk berlatih soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Kepala Sub Bidang Pengelolaan Aplikasi Sistem Seleksi Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Efni Surayadi mengajak masyarakat kembali memanfaatkan aplikasi resmi milik pemerintah tersebut.
Advertisement
Menjelang seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, lanjut Efni, BKN menyediakan simulasi SKD resmi dari bank soal BKN yang gratis dan mudah diakses.
“Tentu sah-sah saja apabila masyarakat ingin melakukan simulasi soal SKD di banyak tempat. Namun, BKN tidak menjamin kualitasnya. Saat ini BKN hanya memfasilitasi simulasi soal SKD melalui website yang dapat diakses di alamat cat.bkn.go.id,” ujarnya dikutip dari siaran pers BKN.
BACA JUGA
Efni mengatakan, BKN membatasi jumlah kuota maksimal peserta yang dapat mendaftar simulasi soal SKD di website cat.bkn.go.id yakni sebanyak 1.500 orang per hari.
“Memang dibatasi pendaftarnya per hari. Hal itu untuk memastikan pengalaman akses yang baik. Namun, jumlah akses untuk mengikuti simulasi soal SKD tidak dibatasi. Masyarakat bisa mencobanya kapan pun dan di mana pun,” terangnya.
BKN juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap upaya penipuan yang dilakukan oknum. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019).
Ridwan melanjutkan, tingginya animo masyarakat menyambut dibukanya pendaftaran seleksi CPNS kerap dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan.
“Jenis penipuan yang kerap ada selama ini beragam, mulai dari Surat Keputusan (SK) palsu hingga simulasi soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mengatasnamakan BKN,” katanya.
Untuk itu, Ridwan berharap masyarakat semakin pintar dalam menyaring informasi resmi.
“Informasi resmi seputar penerimaan seleksi CPNS pastinya hanya dari kanal resmi milik pemerintah, yakni website berdomain go.id dan media sosial yang sudah terverifikasi,” tutupnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
Advertisement
Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kemiskinan di Dlingo Ditekan Lewat Agroforestry dan Kelapa Kopyor
- KPK Amankan Emas dan Uang Tunai Miliaran dalam OTT Bea Cukai
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- Insiden Suar di Laga Inter vs Cremonese Berujung Larangan Suporter
- Viral Video Anies Disebut Dibuntuti Intel TNI, Ini Faktanya
- PSS Sleman Hadapi Empat Laga Tandang di Putaran Ketiga
- Viral Pedagang Sate di Malioboro, DPRD Usul Ada Area Khusus
Advertisement
Advertisement



