Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Hari keempat pencarian korban tambang timah Desa Pemali Bangka, Soleh asal Pandeglang belum ditemukan, SAR terus lakukan evakuasi. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Tim SAR kembali melanjutkan pencarian korban tambang bijih timah jenis inkonvensional yang tertimbun tanah di Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari keempat, Kamis (5/2/2026).
Pencarian difokuskan pada korban bernama Soleh, asal Pandeglang, Banten, yang hingga kini belum ditemukan sejak insiden terjadi Senin (2/2), pukul 17.00 WIB. Tim SAR memulai operasi hari ini pada pukul 08.48 WIB.
"Dengan bantuan alat berat, tim mengalami kesulitan karena struktur tanah yang bergeser. Namun, upaya pencarian tetap dilakukan intensif," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah, di Sungailiat, Kamis.
Sejauh ini, enam korban berhasil dievakuasi dan semuanya dinyatakan meninggal dunia, yakni Abat, Samson, Sanam, Abeng, Alex, dan Manaf, semua berasal dari Kecamatan Pandeglang, Banten, Jawa Barat. Sementara empat pekerja lainnya, Ecek, Asep, Mani, dan Sainan, berhasil menyelamatkan diri.
"Kita semua berharap, pada hari keempat ini korban Soleh dapat ditemukan di lokasi sehingga bisa segera dipulangkan ke Pandeglang sesuai permintaan keluarga," tambah Rusmansyah.
Diduga, aktivitas penambangan bijih timah milik pribadi di Desa Pemali tidak memiliki izin resmi, meskipun beroperasi di atas lahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah.
Untuk mempercepat pencarian, BPBD menurunkan personel berpengalaman dengan alat berat dan anjing pelacak dari Polda Bangka Belitung. Tim SAR yang dikerahkan mencakup personel Polres Bangka, Polsek Pemali, SAR Brimob, BPBD Bangka, SAR Pangkalpinang, Satuan Relawan Sekaban, satuan pengaman Timah, persatuan operator, serta dibantu masyarakat setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.