Gugatan Denny Indrayana di PTUN Dicabut, Ini Respons Gibran

Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma Jum'at, 30 Oktober 2026 16:37 WIB
Gugatan Denny Indrayana di PTUN Dicabut, Ini Respons Gibran

Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. - Antara

Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengaku telah menyiapkan dokumen untuk membuktikan keaslian ijazah dan riwayat pendidikannya dalam persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Namun, proses pembuktian tersebut tidak berlanjut setelah pihak penggugat mencabut gugatan.

Gibran menanggapi pencabutan gugatan yang diajukan PT Mercy Toga Kirana melalui kuasa hukumnya, Denny Indrayana. Ia mengatakan pihaknya sebenarnya telah bersiap menunjukkan dokumen yang diperlukan dalam sidang pembuktian.

"Kita sudah menyiapkan semua dokumen yang nanti disiapkan untuk sidang pembuktian dan kami juga siap untuk buka-bukaan, ya tapi mau gimana lagi penggugatnya malah mundur," ujar Gibran usai Salat Jumat, di Grogol, Jakarta Barat (30/10/2026).

Meski demikian, Gibran menyatakan menghormati keputusan penggugat untuk menarik perkara tersebut. Ia juga menyerahkan proses selanjutnya kepada majelis hakim.

"Saya hormati keputusan dari penggugat yang mencabut gugatannya. Untuk proses selanjutnya kami berikan sepenuhnya kepada Yang Mulia Hakim," pungkasnya.

Gugatan Dicabut Saat Persidangan Berjalan
Sebelumnya, persidangan di PTUN telah memasuki tahap jawab-menjawab antara pihak penggugat dan tergugat. Namun, di tengah proses tersebut, PT Mercy Toga Kirana melalui kuasa hukumnya, Denny Indrayana, menyatakan mencabut gugatan.

Pencabutan gugatan itu dilakukan karena Denny menilai Kementerian Pendidikan sebagai pihak tergugat tidak kunjung melampirkan bukti surat keterangan penyetaraan ijazah Gibran.

Riwayat Pendidikan Gibran dari SD hingga S1
Sebelumnya, kuasa hukum Gibran, Adil Supatra Akbar, menyampaikan bahwa kliennya memiliki dokumen ijazah dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sarjana (S1). Menurut Adil, dokumen tersebut menjadi bukti kelengkapan riwayat pendidikan Gibran.

Adil menjelaskan, Gibran menempuh pendidikan SD dan SMP di Surakarta, kota kelahirannya. Setelah itu, Gibran melanjutkan pendidikan menengah atas di Orchid Park Secondary School, Singapura, pada 2002–2004.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Singapura, Gibran memperoleh sertifikat O Level sebagai bukti kelulusan sekolah menengah. Sertifikat tersebut kemudian menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan tingkat pre-university di Insearch, lembaga pendidikan yang berafiliasi dengan University of Technology Sydney (UTS), Australia.

Di UTS, Gibran disebut telah menyelesaikan 90% mata pelajaran. Capaian tersebut dibuktikan dengan certificate of attendance.

Selanjutnya, Gibran melanjutkan pendidikan ke MDIS untuk menuntaskan jenjang pre-university atau setara SMK. Di lembaga tersebut, ia memperoleh gelar advance diploma.

Adapun pendidikan sarjananya diselesaikan di University of Bradford, kampus yang bekerja sama dengan MDIS.

"Setelah selesai di pre-university, beliau melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi, yaitu Bradford University yang bekerja sama dengan MDIS. Nah, ini merupakan gambaran yang lengkap, runut, ya kan, dan telah memenuhi setiap tahap," ujar Adil di kantornya, Jakarta (30/10/2026).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online