Viral Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah, Polisi Sebut Hoaks
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor dan rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri Depok, I Wayan Eka Mariarta, terkait penyidikan dugaan suap sengketa lahan yang diduga bertujuan memenangkan kepentingan PT Karabha Digdaya (PT KD). Penggeledahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus tangkap tangan yang sebelumnya telah diungkap lembaga antirasuah.
Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk uang tunai dalam mata uang asing serta dokumen yang berkaitan langsung dengan perkara sengketa lahan. Barang-barang tersebut kini menjadi fokus analisis penyidik untuk memperkuat konstruksi perkara.
“Penyidik di antaranya mengamankan dan menyita beberapa dokumen terkait dengan perkara ini, serta uang tunai senilai US$50.000,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).
Budi menjelaskan, seluruh temuan hasil penggeledahan akan dianalisis secara mendalam guna memperkuat alat bukti yang telah diperoleh sebelumnya dalam operasi tangkap tangan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperjelas alur dugaan suap serta peran masing-masing pihak yang terlibat.
Kasus ini sebelumnya diumumkan KPK pada Jumat (6/2/2026), ketika lembaga antirasuah mengungkap dugaan pemberian suap oleh PT Karabha Digdaya (PT KD) kepada pimpinan Pengadilan Negeri Depok, mulai dari Ketua hingga Wakil Ketua.
Dugaan suap tersebut berkaitan dengan sengketa lahan yang melibatkan PT KD, di mana perusahaan tersebut menginginkan agar lahan seluas lebih dari enam hektare dapat segera dieksekusi setelah proses banding dan kasasi ditempuh. Dalam waktu bersamaan, masyarakat diketahui mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan terkait sengketa lahan tersebut.
Penggeledahan dan penyitaan ini menjadi bagian dari upaya KPK untuk menelusuri lebih jauh dugaan praktik suap di lingkungan peradilan, sekaligus memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan dan akuntabel seiring berjalannya penyidikan perkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.