Pemain Jerman Patungan Bantu Suporter ke Stadion Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Kapal tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Pelatih sepak bola klub Spanyol Valencia CF, Fernando Martin, bersama tiga anaknya meninggal dunia dalam kecelakaan kapal wisata yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.
Fernando Martin (44), yang merupakan pelatih tim Valencia CF Women B, menjadi korban bersama ketiga anaknya, yakni Elia (12), Kike (10), dan Mateo (9). Mereka berada di kapal wisata yang membawa total 11 orang saat insiden terjadi di perairan Selat Pulau Padar, kawasan wisata populer Labuan Bajo, pada Jumat.
Dalam kejadian tersebut, empat awak kapal dan satu pemandu wisata berhasil diselamatkan. Selain itu, dua wisatawan asal Spanyol lainnya juga selamat dari kecelakaan tersebut.
Valencia CF menyampaikan duka mendalam melalui pernyataan resmi di media sosial. Klub mengonfirmasi meninggalnya Fernando Martin dan ketiga anaknya berdasarkan informasi dari otoritas setempat di Indonesia.
“Valencia CF sangat berduka atas wafatnya Fernando Martin, pelatih tim Valencia CF Women B, serta tiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” tulis pihak klub. Valencia CF juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, rekan, serta seluruh jajaran tim wanita dan akademi klub.
Ucapan belasungkawa juga datang dari Real Madrid. Dalam pernyataan resminya, klub raksasa Spanyol itu menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Fernando Martin dan ketiga anaknya.
“Real Madrid CF, presiden dan dewan direksi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Fernando Martín dan ketiga anaknya dalam kecelakaan kapal tragis di Indonesia,” demikian pernyataan klub. Real Madrid turut menyampaikan simpati kepada istri Fernando, Andrea, serta putrinya, Mar, yang selamat dari insiden tersebut.
Ayah mertua Fernando Martin sebelumnya menyatakan peluang untuk menemukan korban dalam keadaan hidup sangat kecil. Ia mengungkapkan bahwa Andrea dan Mar selamat karena terlempar dari kapal saat berada di bagian yang lebih tinggi.
“Putri dan cucu perempuan saya terlempar ke laut dan berhasil diselamatkan. Namun menantu saya dan tiga cucu lainnya kemungkinan terjebak di dalam kapal yang hancur dan tenggelam dengan cepat,” ujarnya kepada media Spanyol.
Diketahui, perjalanan ke Indonesia tersebut merupakan perjalanan besar pertama yang dilakukan keluarga Fernando Martin bersama-sama. Keluarga tersebut dikenal gemar bepergian dan menyukai olahraga, namun sebelumnya lebih sering melakukan perjalanan di wilayah Spanyol karena masih memiliki anak-anak kecil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pemain Timnas Jerman membantu biaya transportasi suporter menuju Stadion MetLife saat laga Jerman vs Ekuador di Piala Dunia 2026.
Rencana Depo Nirmala Bantul menjadi TPS 3R masih terkendala persetujuan warga Padokan Kidul. DPRD meminta sosialisasi dan SOP.
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Z Jerman siap mendukung program PLTS 100 GW Indonesia, tetapi menilai sistem kelistrikan dan SDM perlu diperkuat.
Kepala BGN Sudaryono menemui Jaksa Agung ST Burhanuddin membahas pendampingan hukum dan pengawasan tata kelola program MBG.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.