Manchester United Kunci Posisi Tiga Seusai Tekuk Forest 3-2
Manchester United memastikan finis posisi ketiga Liga Inggris 2025/26 setelah menang dramatis 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford.
Sungai Progo. - Wikipedia
Harianjogja.com, JAKARTA—Risiko bencana berulang mengintai 108 Daerah Aliran Sungai (DAS) kritis di Indonesia, sehingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan rehabilitasi DAS dan perbaikan infrastruktur air harus menjadi solusi permanen, bukan sekadar respons darurat tahunan.
Data BNPB menunjukkan, selama daya dukung lingkungan di 108 DAS kritis tersebut belum dipulihkan, pola mitigasi bencana akan terus bersifat reaktif dan berulang. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menilai pemulihan bentang alam dan restorasi ekosistem menjadi kunci untuk memutus siklus banjir serta bencana hidrometeorologi yang terus terjadi.
“Selama daya dukung lingkungan di DAS tersebut belum dipulihkan, mitigasi bencana akan terus bersifat darurat dan repetitif,” ujar Abdul Muhari saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Ia menekankan bahwa rehabilitasi DAS harus ditempatkan sebagai agenda jangka panjang dalam kebijakan penanggulangan bencana nasional. Tanpa perbaikan menyeluruh, bencana dikhawatirkan terus menjadi rutinitas tahunan yang menguras sumber daya dan memperluas kerusakan lingkungan.
BNPB memetakan sejumlah DAS prioritas di Pulau Jawa yang masuk kategori kritis, antara lain:
Selain sungai besar tersebut, DAS kecil di kawasan perkotaan dan wilayah padat penduduk juga memerlukan perhatian serius karena berkontribusi terhadap peningkatan risiko banjir lokal.
Di Jawa Tengah, persoalan diperparah oleh infrastruktur pengendali banjir yang menua dan mengalami penurunan fungsi. Tanggul sungai di Demak dan sekitarnya dinilai tidak lagi optimal dalam menghadapi lonjakan debit air saat cuaca ekstrem.
“Beberapa tanggul bahkan masih berupa struktur tanah yang dibangun sejak zaman kolonial, sehingga rentan jebol saat debit air meningkat,” tambahnya.
BNPB mencatat sejumlah tantangan utama dalam pengelolaan DAS kritis, meliputi:
Menurut BNPB, rehabilitasi DAS dan restorasi ekosistem membutuhkan waktu panjang, diperkirakan 15 hingga 20 tahun untuk memulihkan fungsi ekologis secara optimal. Proses ini mencakup pemulihan tutupan vegetasi, penguatan tata kelola air, hingga peningkatan kualitas tanah di wilayah hulu dan hilir.
“Melalui langkah rehabilitasi yang komprehensif dan perbaikan infrastruktur air, kami berharap mitigasi bencana di masa depan tidak lagi didominasi oleh pola tanggap darurat, melainkan berbasis pada solusi permanen,” pungkasnya.
Strategi rehabilitasi DAS kritis tersebut menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana berbasis lingkungan, terutama di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada wilayah rawan banjir di berbagai daerah Indonesia, sehingga penguatan kebijakan jangka panjang menjadi kebutuhan mendesak dalam sistem penanggulangan bencana nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Manchester United memastikan finis posisi ketiga Liga Inggris 2025/26 setelah menang dramatis 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Trump dan Xi Jinping sepakat stabilkan hubungan AS-China, termasuk pembelian 200 pesawat Boeing dan kerja sama perdagangan strategis.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Senin 18 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik