Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Korban kejahatan/kecelakaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAYAPURA—Pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Karowai, Korowai, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Dalam insiden penembakan pesawat Smart Air tersebut, pilot dan kopilot dilaporkan tewas.
Pesawat tersebut diketahui terbang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, dengan membawa 13 penumpang sebelum akhirnya ditembaki setibanya di Karowai. Aparat masih menelusuri detail kejadian dan kondisi para penumpang yang berada di dalam pesawat saat peristiwa terjadi.
“Dari laporan yang diterima terungkap Pilot Enggo dan Kopilot Baskoro tewas dalam insiden itu, sedang kondisi 13 penumpang belum bisa dipastikan,” kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani kepada Antara di Jayapura, Rabu.
Ia menambahkan bahwa identitas dan status 13 penumpang tersebut juga masih diverifikasi. “Terkait 13 penumpang pesawat tersebut hingga kini belum dapat dipastikan apakah mereka penduduk Korowai atau bukan karena yang ada baru laporan awal,” ujarnya.
Satgas Damai Cartenz dijadwalkan menuju lokasi kejadian pada Kamis (12/2/2026) untuk melakukan pengecekan sekaligus mengevakuasi jenazah kedua kru pesawat Smart Air yang menjadi korban penembakan KKB di Korowai, Papua Selatan.
Saat ditanya mengenai kelompok pelaku, Faizal menyebut pihaknya belum dapat memastikan KKB dari faksi mana yang bertanggung jawab atas penembakan pesawat Smart Air tersebut.
“Kami belum dapat memastikan dari kelompok mana pelakunya karena masih dalam penyelidikan,” katanya.
Berdasarkan data awal yang dihimpun, 13 penumpang pesawat Smart Air tersebut masing-masing bernama Yance Bemonop, Limu Gurik, Yanduk Kogoya, Turis Magai, Emira Wonda, Kiris (bayi), Dua Lima Kogoya, Inantinus Kahipka, Irfan Kahipka, Samuel Jitmau, Pania Mialim, Topius Kogoya, dan Tialongga Kogoya. Hingga kini, aparat masih mendalami kronologi lengkap insiden penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Papua Selatan, serta memastikan keselamatan seluruh penumpang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
KPK mendalami hubungan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan pengusaha EO terkait kasus dugaan korupsi proyek dan CSR.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.
Ditjenpas membantah video viral dugaan sel mewah dan penggunaan HP di Lapas Cilegon serta menegaskan pengawasan tetap dilakukan.
Xi Jinping menjelaskan filosofi “langit bulat dan bumi persegi” kepada Donald Trump saat berkunjung ke Kuil Langit Beijing.