Bersiap El Nino, Pelaku Industri Pertanian Hadirkan Varietas Unggul
Menurut Mentan SYL, kehadiran industri dan peneliti semakin menambah daya gedor produktivitas dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Ilustrasi panen padi terkena hama./Bisnis
Harianjogja.com, PADANG—Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumatra Barat menyatakan ada hama yang patut diwaspadai saat fenomena alam El Nino berlangsung.
Menurut Kepala BPTPH Sumbar Suardi ancaman pangan tidak hanya dikhawatirkan dari sisi cuaca kering atau kemarau panjang saja, tapi pada kondisi suhu udara yang terbilang ekstrem itu, ada satu jenis hama yang ternyata mudah berkembang biak.
BACA JUGA: El Nino Semakin Menguat, Waspadai Kekeringan selama Kemarau Tahun Ini
Hama yang patut diwaspadai dalam kondisi panas adalah kutu daun atau dikenal dengan nama latin Aphidoidea. Hama ini merupakan spesies serangga kecil pemakan getah tanaman.
"Dari sisi apa yang dimakannya, jelas sudah merusak tanaman. Buruknya lagi, kutu daun ini cepat berkembang baik, meski tidak melakukan proses kawan antara jantan dan betina, tapi cukup adanya cahaya matahari, tidak hujan maupun lembab, maka si betina mudah untuk bertelur," jelasnya, Jumat (9/6/2023).
Hama kutu daun ini hanya berkembang biak tanpa melalui proses partenogenesis. Artinya populasinya dapat mengancam keberlangsungan tanaman yang diingapinya. Sehingga hama kutu daun ini juga menjadi perhatian serius para petani di saat musim kemarau. Karena keberadaannya tidak hanya tentang hama, namun dapat sekaligus sebagai perantara virus.
"Tanaman pangan yang rentan rusak akibat hama kutu daun itu seperti cabai, kacang panjang, dan kedelai, dan beberapa jenis tanaman lainnya," kata dia.
BACA JUGA: Bakal Mengancam Bumi hingga 2024, Ini Penjelasan El Nino Pengaruhi Iklim
Menurut Suardi untuk mengantisipasi hal itu, maka menyiram tanaman secara teratur penting dilakukan selama musim kemarau atau El Nino melanda. Artinya semakin lembab, maka akan dapat mengurangi berkembangbiakannya kutu daun tersebut.
"Kalau kutu daun tidak antisipasi, bisa-bisa produksi cabai jadi terganggu. Jika cabai merah jadi terganggu, ujung-ujungnya inflasi, karena turut mempengaruhi pasokan ke pasar," ungkapnya.
Untuk itu, BPTPH telah mengambil sejumlah langkah-langkah agar petani di Sumbar tidak merasakan dampak yang buruk akibat El Nino. "Petugas BPTPH ada di tiap-tiap kecamatan, mereka berperan memberikan informasi ke provinsi, serta turut mensosialisasikan upaya dan strategi bertani dalam kondisi El Nino," ujarnya.
Sebelumnya Suardi menyampaikan dari pemetaan BPTPH, daerah yang bakal terdampak El Nino itu terdapat di beberapa titik di Kabupaten Tanah Datar, Limapuluh Kota, Sijunjung, Pesisir Selatan, dan Kabupaten Pasaman Barat. Di daerah itu, sebagian besar sawah-sawahnya merupakan sawah tadah hujan, dan irigasi terbilang kurang memadai.
Untuk kondisi yang demikian, langkah-langkah yang akan dilakukan yakni mempersiapkan pompanisasi atau sumur tancap. Selain itu, dia menyebutkan terkait kesiapan dari segi hilirisasi sumber air, BPTPH juga akan mensosialisasikan kepada petani untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia selama El Nino berlangsung.
Menurutnya mengurangi penggunaan pupuk kimia dan lebih memprioritaskan pupuk organik juga akan dapat meningkatkan kelembaban tanah, dan hal itu dapat membantu kesuburan tanah.
Untuk itu, Suardi menyatakan antisipasi dan upaya penanganan dampak El Nino telah dipersiapkan. Pemantauan dan sosialisasi telah dilakukan, dia berharap sepanjang El Nino petani di Sumbar dapat bertahan, dan produksi pangan tetap berjalan dengan baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menurut Mentan SYL, kehadiran industri dan peneliti semakin menambah daya gedor produktivitas dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.