Gandeng Komunitas Malioboro, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan
BPJS Ketenagakerjaan bersama Jejaring Tepo Seliro Jogja mendorong perlindungan pekerja di kawasan Sumbu Filosofi melalui sosialisasi dan deklarasi kolaborasi.
Menko Marves Jenderal (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (4/6/2022). /Ist-dokumen PT PLN
Harianjogja.com, JAKARTA—Pakar dari dua perguruan tinggi di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) memaparkan strategi percepatan kendaraan listrik di Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk membantu target pemerintah menurunkan Net Zero Emission 2060.
Penurunan emisi karbon melalui National Determined Contribution (NDC) yang dilakukan Indonesia dinilai penting untuk mendukung perubahan iklim dan pemanasan global.
BACA JUGA: 2024 Ditarget Kemiskinan Ekstrem Turun ke 0%, Ini Tantangannya..
"Indonesia sebenarnya paling bahaya terhadap dampak perubahan iklim, karena merupakan negara kepulauan," kata Ketua Laboratorium Konversi Energi Elektrik ITB Agus Purwadi dalam diskusi terbatas, di Jakarta, Minggu (21/5/2023)
Penyumbang emisi karbon terbesar antara lain energi, transportasi dan industri, sehingga penurunan emisi karbon terhadap kendaraan yang terkait dengan ketiga komponen tersebut sangat penting.
"Dari well to Whell (sumber ke roda) kendaraan bisa berkontribusi terhadap karbon. Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) bisa nol (emisi karbonnya), kalau pembangkit listrik hingga proses produksinya juga green," kata Agus.
Oleh karena itu ia mengatakan untuk mempercepat kendaraan listrik di Indonesia, salah satu yang harus dilakukan adalah adopsi secara alami kendaraan listrik seperti peralihan kendaraan konvensional (Internal Combustion Engine/ICE) dengan transmisi manual (MT) ke matik (AT).
Selain itu, kata Agus, buat program LCGC (Low Cost and Green Car) seperti yang dilakukan pemerintah pada 2013, namun kali ini untuk EV. Program LCGC, menurutnya, terbukti mampu mendongkrak minat masyarakat membeli mobil, sehingga penjualan mobil naik.
Kemudian, kata dia, perkuat R&D khusus baterai untuk kendaraan listrik Indonesia, mengingat baterai EV yang dikembangkan saat ini umumnya untuk negara dengan empat musim.
"Apapun merek kendaraan listrik di Indonesia, untuk membangun ekosistem yang lebih kompetitif, baterainya sebaiknya dibuat di Indonesia," ujar Agus.
BACA JUGA: Dukung Kota Kreatif, Warkaban Gelar Bantul Muslim Fashion Show
Pakar PUI-PT Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS Prof Muhammad Nizam menambahkan baterai adalah jantungnya kendaraan listrik dan pertumbuhan teknologi baterai di dunia berkembang sangat cepat, karena itu Indonesia perlu menguasai teknologi baterai terkini dan masa depan.
"Baterai litium ion adalah bahan bakar masa depan EV," ujarnya. Oleh karena itu, meskipun Indonesia memiliki bahan baku baterai di Indonesia seperti Nikel, Kobalt, dan Mangan, namun penguasaan sumber litium juga penting. Sumber bahan baku litium yang bagus, menurutnya, ada di Australia.
Selain itu yang tak kalah penting yang perlu diperhatikan, menurut Prof. Nizam, adalah masa pakai baterai dan daur ulang baterai bekas untuk memastikan aspek ramah lingkungan dalam pengembangan EV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Ketenagakerjaan bersama Jejaring Tepo Seliro Jogja mendorong perlindungan pekerja di kawasan Sumbu Filosofi melalui sosialisasi dan deklarasi kolaborasi.
Dua pengalaman satwa liar Indonesia masuk 10 besar dunia versi Wildlife Experience Index Bailey Robinson. Badak Jawa peringkat kelima, orangutan Kalimantan kede
Honda NC750X 2027 resmi meluncur di Eropa dengan dua warna baru. Mesin 745 cc, DCT, bagasi 23 liter dan TFT 5 inci tetap dipertahankan.
Daftar 10 transfer pemain termahal Liga Italia 2026-2027: Goncalo Ramos ke Milan, Kolo Muani ke Juventus, dan lainnya. Cek nilai transfer dan klubnya di sini!
Pizza Hut resmi berganti pemilik setelah Yum! Brands merampungkan penjualan senilai US$2,7 miliar. Aaron Powell juga mundur sebagai CEO global.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi ICS 2026 terhadap para builder dan kreator yang terus menghadirkan inovasi sekaligus mendorong perkembangan kultur