Advertisement

2023, Penerima Bansos Bisa Daftar Kartu Prakerja

Ni Luh Anggela
Kamis, 29 Desember 2022 - 00:37 WIB
Jumali
2023, Penerima Bansos Bisa Daftar Kartu Prakerja Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kabar gembira datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pasalnya pada 2023 mendatang, Kartu Prakerja dapat diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia, termasuk para penerima bantuan sosial (bansos).

BACA JUGA: Kartu Prakerja Diklaim Beri Manfaat

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Mengutip laman resmi @prakerja.go.id, Rabu (28/12/2022), Airlangga mengatakan program tersebut diarahkan kepada usia produktif yakni 18-64 tahun.

“Karena ini bukan bansos, maka penerima bansos pun boleh ikut. Jadi artinya ini murni untuk reskilling dan upskilling,” kata Airlangga.

Perlu diketahui, pemerintah pada tahun depan akan merubah skema Kartu Prakerja dari semi bansos menjadi normal.

Head of Communications Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja William Sudhana menjelaskan, program Kartu Prakerja pada 2023 akan dikembalikan ke tujuan utamanya, yakni sebagai program peningkatan kompetensi kerja seiring meredanya kasus Covid-19.

Dia juga menuturkan, penerima bansos dari kementerian/lembaga lainnya bisa menjadi penerima manfaat Kartu Prakerja di skema normal, dimana sebelumnya program ini tidak diperuntukkan bagi peserta yang telah menerima program bansos lain dari pemerintah.

Besaran insentif yang diterima juga akan berubah pada tahun depan. Sebelumnya total bantuan biaya yang diberikan sebesar Rp3,55 juta per individu yang terdiri dari Rp1 juta untuk biaya pelatihan, insentif pasca pelatihan sebesar Rp600.000 per bulan untuk 4 bulan, dan insentif survei sebesar Rp150.000.

Pada tahun depan besaran bantuan yang diberikan adalah senilai Rp4,2 juta. Bantuan ini terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600.000 yang akan diberikan sebanyak 1 kali, serta insentif survei sebesar Rp100.000 untuk dua kali pengisian survei.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Puluhan Juta Dianggarkan Kelurahan Gedongkiwo untuk Tangani Sampah

Jogja
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Ini Nih... Wisata di Solo yang Instagramable, Ada yang di Dalam Pasar!

Wisata
| Selasa, 31 Januari 2023, 23:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement