Advertisement

Dua Korban Banjir Bandang Pulau Siau Masih Dicari

Newswire
Kamis, 08 Januari 2026 - 19:07 WIB
Sunartono
Dua Korban Banjir Bandang Pulau Siau Masih Dicari Tim SAR gabungan masih mencari dua korban hilang akibat banjir bandang di Pulau Siau, Sulawesi Utara, hingga hari keempat pascabencana. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, MANADO—Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dua korban hilang akibat banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Sulawesi Utara, sejak Senin (5/1) dini hari.

Pencarian dilakukan sejak hari keempat pascabencana dengan menyisir area dari titik terakhir keberadaan korban atau Last Known Position (LKP) hingga wilayah pesisir. Proses pencarian melibatkan penyisiran manual serta penggunaan alat berat.

Advertisement

Dua korban yang masih belum ditemukan masing-masing bernama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung, warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur. Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, hingga keluarga korban.

"Tim SAR gabungan terus melaksanakan pencarian, di mana operasi pencarian dilakukan mulai dari Last Known Position [LKP] rumah korban hingga ke wilayah pesisir," kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Kamis.

Nuriadin mengatakan, dua orang korban yang masih dalam pencarian, masing-masing Andris Pianaung (laki-laki) dan Leonel Pianaung (laki-laki), keduanya warga Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur.

Upaya pencarian dilakukan secara maksimal melalui penyisiran manual serta penggunaan alat berat untuk membersihkan material banjir yang menutup akses dan diduga menimbun korban.

Kegiatan operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, masyarakat, serta keluarga korban. "Hingga pelaksanaan operasi SAR hari ini, korban masih belum ditemukan," katanya.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian pada hari Jumat (9/1) sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan.

“Pencarian hari ini belum menemukan korban dan akan dilanjutkan besok,” ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Sulut, Ida Bagus menambahkan.

Bencana banjir bandang di Pulau Siau mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, dua orang belum ditemukan, rumah rusak serta ratusan warga mengungsi.

Operasi pencarian korban banjir bandang Pulau Siau akan kembali dilanjutkan sesuai rencana, di tengah upaya penanganan dampak bencana dan pemulihan bagi warga terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

BPBD Bantul Antisipasi Gerakan Tanah di 13 Titik Rawan

BPBD Bantul Antisipasi Gerakan Tanah di 13 Titik Rawan

Bantul
| Jum'at, 09 Januari 2026, 14:27 WIB

Advertisement

Pesona Mai Anh o 2026, Da Lat Diselimuti Sakura Vietnam

Pesona Mai Anh o 2026, Da Lat Diselimuti Sakura Vietnam

Wisata
| Jum'at, 09 Januari 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement