Advertisement

Nenek Asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Waduk Kedung Ombo

Tri Rahayu
Jum'at, 09 September 2022 - 17:57 WIB
Jumali
Nenek Asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Waduk Kedung Ombo Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SRAGEN — Seorang nenek-nenek ditemukan meninggal terapung di perairan Waduk Kedung Ombo (WKO) di wilayah Dukuh Gadek, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen, Jumat (9/9/2022).

Penyebab tenggelamnya perempuan yang diketahui berasal dari Kabupaten Karanganyar itu belum diketahui secara pasti.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kapolsek Miri, AKP Suyono, mengatakan jenazah korban ditemukan warga pada pukul 07.15 WIB. Awalnya ada warga yang mengetahui korban mondar-mandir di jalan menuju WKO seusai Salat Subuh. Sekitar pukul 06.00 WIB, terang dia, pihak keluarga korban mencari korban namun tidak ketemu.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Keluarga dan masyarakat mencari korban. Pada pukul 07.15 WIB, ada warga pergi ke ladang dengan melintasi perairan WKO menggunakan perahu. Warga itu kaget mengetahui ada rambut muncul di permukaan air WKO. Warga itu takut dan kembali ke daratan memberitahukan warga. Kemudian warga berdatangan ke lokasi dan ketahui adanya jenazah korban,” ujar Suyono.

Dia mengatakan jenazah korban dievakuasi warga kemudian dilaporkan ke Polsek Miri. Berdasarkan laporan itu, tim Polsek dan Puskesmas Miri datang melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Korban diketahui berinisial DT, 64, warga Karanganyar. “Korban ini tujuh hari menginap di rumah saudaranya,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Agus Cahyono, menyampaikan jenazah korban sudah diperiksa pihak kepolisian dan puskesmas. Dia mengatakan korban tenggelam diduga karena kecelakaan air dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga di Karanganyar untuk proses pemakaman. Saat tim BPBD ke lokasi kondiri korban sudah dievakuasi warga,” kata Agus.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Dukcapil Gunungkidul Siap Perkenalkan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital

Gunungkidul
| Selasa, 27 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement