Nusron Wahid Tak Hadiri Panggilan KPK, Ada Agenda Internal ATR/BPN
Nusron Wahid absen pemeriksaan KPK karena agenda internal ATR/BPN. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi.
Angelina Sondakh/Suara.com
Harianjogja.com, JAKARTA-Angelina Sondakh enggan membeberkan siapa dalang kasus korupsi Hambalang. Ia hanya ingin menjaga keselamatan putra semata wayangnya,Keanu Massaid.
Angelina kini bisa menghirup udara bebas setelah bertahun-tahun mendekam di penjara karena kasus korupsi. Ia didakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi.
Mengaku bersalah, istri mendiang Adjie Massaid itu ogah membongkar siapa dalang korupsi Hambalang yang sesungguhnya. "Saya takut, saya masih berpikir Keanu harus selamat, dan kalau saya dibilang penakut, saya terima. Karena saya lebih mau lihat Keanu tumbuh besar normal tanpa ketakutan juga di (dalam diri) Keanu," kata Angelina Sondakh dengan berderai air mata saat hadir sebagai bintang tamu acara Rosi.
Rosiana Silalahi sebagai pembawa acara mencoba mengulik lebih dalam alasan Angelina Sondakh tak mau membongkar dalang kasus korupsi Hambalang.
Baca juga: Dipenjara 10 Tahun, Angelina Sondakh Menangis Tinggalkan Rutan
Sebelum Dipenjara Karena Korupsi Wisma Atlet, Jumlah Kekayaan Angelina Sondakh Capai Miliaran
"Kalau kamu mengatakan the big aktor di belakang megakorupsi Hambalang, itu harga bayarannya adalah keselamatan Keanu?" tanya Rosi.
Sayangnya Angelina Sondakh tak mau menjelaskan secara blak-blakan. Ia hanya menegaskan bahwa korupsi tersebut terjadi tak hanya dilakukan oleh dirinya seorang diri.
Saat cuplikan video itu diunggah oleh akun IG @lambegosiip, para netizen merasa sedih mendengar pengakuan Angelina Sondakh.
"Ngeri sih dunia politik. makanya kalo udah nyemplung, mau orang baik pasti keseret jadi jahat, orang lingkungannya kayak gitu," tulis netizen.
"Gimana pun mbak Angie juga menerima korupsi. masalah dalangnya semoga Allah yang balas lebih kejam," pungkas Angelina Sondakh.
"Semoga dalangnya dapat balesan setimpal dari Allah mbak. Allah ga tidur," timpal lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Nusron Wahid absen pemeriksaan KPK karena agenda internal ATR/BPN. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Para chef mengeksplorasi kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur, dari sate srepeh hingga tahu telur, untuk menghidupkan kembali makanan lokal.