BNPB Siapkan 2 Juta Masker untuk PON XX di Papua

PON 2020 - Antara
16 September 2021 06:37 WIB Akbar Evandio News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan akan menyiapkan dua juta masker yang akan disebar di empat lokasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua. Hal itu untuk mendukung penuh penerapan protokol kesehatan pada gelaran olahraga nasional tersebut.

Deputi Bidang Perencanaan BNPB Prasinta Dewi menjabarkan empat lokasi tersebut adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

"Persediaan masker ada dua juta masker di empat wilayah pelaksanaan PON XX,” ujarnya dalam konferensi daring, Rabu (15/9/2021).

Dia menjelaskan, BNPB akan bekerja sama dengan 500 sukarelawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang bekerja secara tim dan sif sepanjang pertandingan.

Selain itu, BNPB akan fokus kepada masyarakat di sekeliling arena PON, untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Covid-19 DIY Bertambah 174 Kasus, Positivity Rate 10,81%

"Mereka yang akan menonton jadi sasaran edukasi menggunakan masker," katanya.

Lebih lanjut dia menambahkan Satgas Covid-19 BNPB berencana mengirim lima unit alat tes PCR selama berlangsungnya PON XX Papua.

“Kami akan mendukung dan meningkatkan kesiapan setiap individu yang terlibat baik dalam menghadapi becana, serta meningkatkan kesiapan dalam pencegahan dan mitigasi covid-19 selama rangkaian acara berlangsung,” katanya.

Dia menegaskan, BNPB siap untuk selalu mengingatkan kepada seluruh individu terlibat seperti atlet, pelatih, sertia rekan-rekan media untuk senantiasa terus menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Selain menjaga penerapan protokol kesehatan pada penyelenggaraan PON XX Papua, BNPB sebagai Satgas Covid-19 siap bertugas untuk mengorganisir panitia dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Sasarannya adalah para atlet, pelatih, official, panitia pelaksana, dan penonton. Kami juga akan membagikan masker, sosialisasi 3M, dan sosialasi vaksinasi.”

Sumber : bisnis.com