Bhayangkara FC Lepas 15 Pemain untuk Tatap Super League 2026/2027
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Penampakan rumah Zakiah Aini, terduga teroris di kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur saat digeledah polisi, Rabu (31/3/2021) malam. /Suara.com-Bagaskara
Harianjogja.com, JAKARTA- Zakiah Aini, 25, perempuan yang menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore tewas ditembak di tempat. Kediaman perempuan tersebut di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, didatangi dan digeledah aparat bersenjata lengkap pada Rabu (31/3/2021) malam.
Aparat kepolisian bersenjata lengkap mendatangi sebuah rumah tersebut sejak Rabu malam bakda isya. Tampak rumah tersebut kemudian dibentangkan garis polisi di sekelilingnya.
Sejumlah aparat baik kepolisian maupun aparatur kecamatan hingga kelurahan tampak masih melakukan aktivitas di dalam rumah tersebut.
Baca juga: Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Gubernur Anies Perketat Pergerakan Orang di DKI
Kedatangan aparat kepolisian ini memantik warga di sekitar lokasi ramai untuk menyaksikan proses tersebut. Belum ada keterangan mengenai maksud kedatangan aparat kepolisian ke rumah tersebut.
Awak media ramai berbondong-bondong meliput aktivitas kedatangan aparat kepolisian ke rumah tersebut.
Mantan Mahasiswi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya membeberkan detik-detik saat Zakiah menyerang Gedung Mabes Polri, sore tadi.
Menurutnya, Zakiah sempat berbincang dengan salah satu petugas yang sedang berjaga sebelum melakukan penyerangan. Saat berbicang dengan petugas, Zakiah berpura-pura menanyakan kantor pos. Tak berapa lama, setelah menuju lokasi yang ditanyakan, pelaku kembali dan langsung menyerang petugas dengan senjata api.
"Ditunjukan ke arah kantor pos tersebut. Namun, kemudian yang bersangkutan kembali, dan melakukan penyerangan ke anggota di pos jaga," kata Listyo.
Baca juga: Serang Mabes Polri, Terduga Teroris Perempuan Berjilbab Biru Berani Mati
Dalam aksinya itu, kata Listyo, wanita muda itu sempat melepaskan enam kali tembakan kepada petugas.
"Sebanyak enam kali. Dua kali di luar, menembak lagi kepada anggota yang di sebelah kanan," kata dia.
Listyo menambahkan, jiksa petugas yang melakukan kontak senjata lalu dilakukan tindakan tegas terukur kepada Zakiah.
"Dilakukan tindakan tegas terukur kepada yang bersangkutan," kata dia.
Mahasiswi DO
Listyo juga telah membeberkan identitas Zakiah Aini. Wanita muda itu tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
Dia mengatakan jika Zakiah berstatus mantan Mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok, Jawa Barat.
Listyo mengatakan, saat menempuh semester lima, Zakiah diberhentikan alias drop out oleh pihak kampus.
"Yang bersangkutan (Zakiah Aini) mantan mahasiswa di suatu kasus dan DO (Drop Out) pada semeseter 5," kata Listyo.
Mantan Kabareskrim Polri itu juga menjelaskan jika wanita muda itu merupakan warga yang tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Peringatan HAN 2026 di Prambanan libatkan ratusan siswa. Edukasi budaya, bantuan sosial, dan pesan penting untuk generasi muda.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.