7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Penampakan rumah Zakiah Aini, terduga teroris di kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur saat digeledah polisi, Rabu (31/3/2021) malam. /Suara.com-Bagaskara
Harianjogja.com, JAKARTA- Zakiah Aini, 25, perempuan yang menyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore tewas ditembak di tempat. Kediaman perempuan tersebut di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, didatangi dan digeledah aparat bersenjata lengkap pada Rabu (31/3/2021) malam.
Aparat kepolisian bersenjata lengkap mendatangi sebuah rumah tersebut sejak Rabu malam bakda isya. Tampak rumah tersebut kemudian dibentangkan garis polisi di sekelilingnya.
Sejumlah aparat baik kepolisian maupun aparatur kecamatan hingga kelurahan tampak masih melakukan aktivitas di dalam rumah tersebut.
Baca juga: Mabes Polri Diserang Terduga Teroris, Gubernur Anies Perketat Pergerakan Orang di DKI
Kedatangan aparat kepolisian ini memantik warga di sekitar lokasi ramai untuk menyaksikan proses tersebut. Belum ada keterangan mengenai maksud kedatangan aparat kepolisian ke rumah tersebut.
Awak media ramai berbondong-bondong meliput aktivitas kedatangan aparat kepolisian ke rumah tersebut.
Mantan Mahasiswi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya membeberkan detik-detik saat Zakiah menyerang Gedung Mabes Polri, sore tadi.
Menurutnya, Zakiah sempat berbincang dengan salah satu petugas yang sedang berjaga sebelum melakukan penyerangan. Saat berbicang dengan petugas, Zakiah berpura-pura menanyakan kantor pos. Tak berapa lama, setelah menuju lokasi yang ditanyakan, pelaku kembali dan langsung menyerang petugas dengan senjata api.
"Ditunjukan ke arah kantor pos tersebut. Namun, kemudian yang bersangkutan kembali, dan melakukan penyerangan ke anggota di pos jaga," kata Listyo.
Baca juga: Serang Mabes Polri, Terduga Teroris Perempuan Berjilbab Biru Berani Mati
Dalam aksinya itu, kata Listyo, wanita muda itu sempat melepaskan enam kali tembakan kepada petugas.
"Sebanyak enam kali. Dua kali di luar, menembak lagi kepada anggota yang di sebelah kanan," kata dia.
Listyo menambahkan, jiksa petugas yang melakukan kontak senjata lalu dilakukan tindakan tegas terukur kepada Zakiah.
"Dilakukan tindakan tegas terukur kepada yang bersangkutan," kata dia.
Mahasiswi DO
Listyo juga telah membeberkan identitas Zakiah Aini. Wanita muda itu tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
Dia mengatakan jika Zakiah berstatus mantan Mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok, Jawa Barat.
Listyo mengatakan, saat menempuh semester lima, Zakiah diberhentikan alias drop out oleh pihak kampus.
"Yang bersangkutan (Zakiah Aini) mantan mahasiswa di suatu kasus dan DO (Drop Out) pada semeseter 5," kata Listyo.
Mantan Kabareskrim Polri itu juga menjelaskan jika wanita muda itu merupakan warga yang tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.