Proyek Giant Sea Wall Dipercepat, ATR BPN Siapkan Lahan
Proyek Giant Sea Wall dipercepat, ATR/BPN siapkan pengadaan lahan dan sinkronisasi tata ruang untuk Pantura Jawa.
Gerbang Tol Prambanan, tol Jogja-Solo ruas Prambanan-Klaten. - Instagram/bpjt_pupr
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA akan dioperasikan secara fungsional tanpa tarif selama periode mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri maupun ruas tol yang telah beroperasi komersial.
Kepala BPJT Wilan Oktavian menjelaskan, kesiapan pengoperasian fungsional ruas tol tersebut telah ditinjau langsung bersama DPR RI. Peninjauan dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran arus mudik.
“Pada Jumat, 20 Februari 2026, telah dilakukan peninjauan kesiapan fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA yang akan dibuka tanpa tarif pada arus mudik Lebaran 2026,” ujar Wilan melalui akun Instagram resminya, Minggu (22/2/2026).
Menurut Wilan, pengoperasian fungsional tol ini diharapkan dapat mempercepat akses pengendara dari arah Solo menuju Yogyakarta tanpa dikenakan biaya tambahan. Namun demikian, penerapannya bersifat situasional dan sangat bergantung pada kondisi lalu lintas di lapangan.
“Segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 12,22 kilometer akan dibuka fungsional satu jalur satu arah. Ruas ini akan difungsikan apabila jalur operasional hingga Gerbang Tol Prambanan mengalami kepadatan signifikan,” jelasnya.
Pemerintah juga mengimbau para pemudik agar tetap waspada selama melintasi jalur fungsional tersebut. Pengendara diminta menjaga kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Sebagai informasi, pemerintah memprediksi sekitar 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa mudik Lebaran 2026. Angka ini mengalami penurunan sekitar 1,7 persen dibandingkan prediksi pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pengalaman mudik tahun lalu menjadi perhatian serius dalam penyusunan strategi pengamanan arus mudik tahun ini.
“Berkaca dari Lebaran 2025, survei memprediksi 146 juta orang melakukan perjalanan, tetapi realisasinya mencapai 154 juta. Jadi meskipun ada penurunan proyeksi 1,7 persen, kewaspadaan tetap kami tingkatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Proyek Giant Sea Wall dipercepat, ATR/BPN siapkan pengadaan lahan dan sinkronisasi tata ruang untuk Pantura Jawa.
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih