Advertisement
Puluhan Jet Tempur AS di Yordania, Tegang Iran
Jet tempur F/16V buatan Amerika Serikat (AS). / Istimewarnrn
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketegangan Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah puluhan jet tempur Amerika Serikat terpantau berada di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Laporan ini mengemuka dari The New York Times yang mengutip foto satelit serta data pelacakan penerbangan terbaru.
Citra yang diambil pada Jumat memperlihatkan lebih dari 60 pesawat tempur terparkir di pangkalan tersebut, atau sekitar tiga kali lipat dari jumlah penempatan normal. Lonjakan armada ini dinilai tidak lazim dan memicu sorotan terkait dinamika keamanan kawasan Timur Tengah.
Advertisement
Berdasarkan data pelacakan penerbangan, sedikitnya 68 pesawat angkut tercatat mendarat di pangkalan tersebut sejak 15 Februari. Sejumlah jet tempur lainnya diduga ditempatkan di dalam hanggar pelindung sehingga tidak seluruhnya terlihat dari citra terbuka.
Dari hasil analisis citra satelit, tampak pula pesawat tempur siluman F-35 yang lebih modern dibandingkan armada yang biasanya ditempatkan di sana. Selain itu, sejumlah drone, helikopter, hingga sistem pertahanan udara terbaru juga teridentifikasi berada di area pangkalan.
BACA JUGA
Pejabat Yordania menyampaikan kepada media tersebut bahwa penempatan tambahan pesawat dan perlengkapan militer dari Amerika Serikat itu merupakan bagian dari perjanjian pertahanan antara negaranya dan Washington. Pangkalan Udara Muwaffaq Salti sendiri berada di wilayah Yordania dan selama ini menjadi salah satu titik strategis kerja sama militer kedua negara.
Situasi ini berkembang di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali menguat dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya pada Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan “armada besar” sedang menuju Iran, sembari berharap Teheran bersedia bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan yang disebutnya “adil dan merata” terkait penghentian total senjata nuklir.
Trump juga memperingatkan bahwa apabila tidak tercapai kesepakatan mengenai program nuklir tersebut, serangan Amerika Serikat ke Iran akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan sebelumnya, pernyataan yang semakin menambah sorotan terhadap pergerakan puluhan jet tempur Amerika Serikat di Yordania serta perkembangan situasi geopolitik kawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : AntaraKota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







