Advertisement
Ketua Komisi III DPR Kawal Kasus Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman. (ANTARA - HO/DPR)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan pihaknya akan mengawal penanganan kasus kematian anak berinisial NS (12) yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Habiburokhman menegaskan, Komisi III DPR mengutuk keras peristiwa tersebut dan meminta aparat penegak hukum menanganinya secara serius. Ia mendorong Polres Sukabumi untuk menjerat pelaku dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.
Advertisement
“Penyidik dapat mengenakan Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Habiburokhman di Jakarta, Minggu (22/2/2026).
Ia juga meminta penyidik mendalami secara cermat dugaan kekerasan yang dialami korban. Menurutnya, apabila terbukti terdapat kekerasan yang dilakukan secara berulang atau berkelanjutan, hal tersebut dapat menjadi faktor pemberat dalam proses hukum.
BACA JUGA
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ke tahap persidangan, agar almarhum dan keluarganya benar-benar mendapatkan keadilan,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi luka lebam dan luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya saat berada di rumah keluarga di Kabupaten Sukabumi.
Diketahui, korban sehari-hari tinggal di pesantren. Namun saat kejadian, korban tengah libur dan pulang ke rumah untuk persiapan awal Ramadan bersama keluarga.
Ayah korban yang sedang bekerja di Kota Sukabumi mendapat telepon dari istrinya yang meminta agar segera pulang dengan alasan anaknya jatuh sakit. Setibanya di rumah, ayah korban langsung membawa NS ke Rumah Sakit Jampang Kulon.
Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut. Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
- Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM
- BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering, Wilayah Jateng Diminta Siaga
- Festival Hadroh dan Aksi Sosial Semarakkan Ramadan di Harian Jogja
- Cek Waktu Buka Puasa Jogja Hari Ini Sabtu 14 Maret 2026
- Sambut 143 Juta Pemudik, Kemkomdigi Luncurkan Layanan MudikPedia 2026
- Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
Advertisement
Advertisement






