Advertisement
YIA Akan Jadi Bandara Pertama untuk Uji Coba GeNose
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I akan menguji coba tahap pertama implementasi alat skrining GeNose C-19 di Yogyakarta International Airport (YIA).
VP Corporate Secretary Handy Heryudhitiawan menjelaskan saat ini sedang berkoordinasi dengan intens kepada seluruh pemangku kepentingan terkait dengan rencana penerapan Genose C-19 dalam pemeriksaan kesehatan bagi pelaku perjalanan transportasi udara.
Advertisement
Handy menjelaskan Kementerian Perhubungan telah meminta operator bandara pelat merah untuk melakukan berbagai persiapan di antaranya dengan membuat tahapan dan pelaksanaan uji coba, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan Genose C-19 hingga berkoordinasi ke pihak penyedia layanan.
BACA JUGA : GeNose Jadi Pilihan Tes Covid-19 Pesawat dan Kapal Mulai
Kemudian juga menyiapkan area khusus yang berfungsi sebagai tempat/ruang penggunaan alat Genose C-19 dan menyiapkan prosedur standar dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi penumpang transportasi udara.
“Tahap uji coba pertama di bandara yang kami kelola akan dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta. Saat ini pemesanan alat tersebut juga sedang berlangsung,” ujarnya kepada JIBI/Bisnis, Rabu (24/2/2021).
Menurutnya kendati GeNose akan mulai diterapkan sebagai salah satu opsi bagi penumpang pesawat, layanan Rapid Test PCR Antigen juga masih akan tetap ada karena masih menjadi persyaratan bagi penumpang transportasi udara dari Satgas Penanganan Covid-19. Dia juga mengharapkan adanya pertumbuhan jumlah penumpang kendati kenaikannya belum dapat diprediksikan.
BACA JUGA : GeNose Bisa Dongkrak Prariwisata Jogja
“Tentunya sambil kami juga sama-sama menunggu kebijakan selanjutnya dari Pemerintah Pusat dan Satgas Penanganan Covid-19 terutama jika uji coba Genose C-19 di salah satu bandara kami telah dinyatakan berhasil dan dapat diterapkan sebagai syarat bepergian penumpang pesawat udara di semua bandara,” imbuhnya.
Sebagai gambaran, selama ini dengan berlakunya Rapid Antigen sebagai salah satu dokumen kesehatan, AP I mencatat sejak periode akhir tahun lalu pada 18 Desember 2020 hingga 22 Februari 2021 ini telah melayani hingga 276.031 Rapid Test Antigen di 14 bandara yang kami kelola atau mencapai rata-rata 4.120 RT Antigen per hari.
BACA JUGA : Mulai 6 Januari 2021, Tes dengan GeNose C19
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sejauh ini untuk sektor kereta api, animo masyarakat dalam menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan alat deteksi Covid-19 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
JPS Sleman 2025 Terserap Rp14,5 Miliar, Pendidikan Dominan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Menkeu Purbaya Menilai Mundurnya Dirut BEI Jadi Sinyal Positif
- Kemenpar Belum Batasi Wisatawan Terkait Virus Nipah, Tunggu Kemenkes
- Bedah Buku Soroti Sejarah Lahirnya Keistimewaan DIY
- Asap TPA Piyungan Picu Protes Warga Bawuran Bantul
- Gubernur Jateng Percepat Pemulihan Banjir Pemalang
- ESDM Respons Temuan Tambang Emas Ilegal Rp992 Triliun
- Van Gastel Akui PSIM Jogja Butuh Tambahan Bek
Advertisement
Advertisement



