GeNose Jadi Pilihan Tes Covid-19 Pesawat dan Kapal Mulai 1 April

Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara
24 Februari 2021 09:37 WIB Anitana Widya Puspa News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan ketentuan penggunaan GeNose sebagai alternatif alat pendeteksi Covid-19 yang dipersyaratan dokumen kesehatan pada transportasi laut dan udara mulai April 2021.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sejauh ini di kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose. Untuk itu, dia melaporkan kepada Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan tentang rencana tersebut.

BACA JUGA : GeNose Bisa Dongkrak Prariwisata Jogja 

“Untuk di sektor udara akan mulai diterapkan pada 1 April 2021 mendatang karena ada beberapa hal yang harus dibahas lebih lanjut secara teknis operasionalnya Direncanakan penggunaan alat deteksi GeNose juga akan diterapkan di pelabuhan tanjung priok pada akhir minggu ini secara acak [random],” ujarnya, Selasa (23/2/2021).

Menhub menuturkan penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi (screening) Covid-19 yang lebih terjangkau, sehingga dapat mengurangi potensi penularan saat menggunakan transportasi umum.

Menhub menjelaskan penerapan pemeriksaan melalui GeNose di sektor kereta api bisa menjadi pembelajaran yang baik bagi para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara. Ia meminta Dirjen Perhubungan Udara dan Laut untuk mempersiapkan mekanisme dan SOP-nya, menyesuaikan dengan regulasi yang ada di kedua sektor tersebut.

BACA JUGA : Mulai 6 Januari 2021, Tes dengan GeNose C19

Senada dengan MenkoPMK, Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, mendukung penuh penerapan GeNose karena merupakan karya anak bangsa, sudah teruji, dan sudah memiliki izin edar dari Kemenkes. Menkomarves juga menyetujui rencana diberlakukannya penggunaan GeNose sebagai salah satu alternatif alat pendeteksi Covid-19 mulai 1 April 2021 pada seluruh moda transportasi.

“Saya menyetujui seluruh simpul transportasi menggunakan GeNose sebagai salah satu alternatif alat pengecekan terhadap Covid-19, tetapi kualitas dari GeNose ini harus terus ditingkatkan,” tutur Menkomarves.

Saat ini penggunaan GeNoe sebagai syarat perjalanan sudah dilakukan untuk angkutan kereta api jarak jauh, serta untuk angkutan bus dan penyeberangan yang dilakukan secara acak (random/tidak wajib).

Sementara itu, MenkoPMK Muhadjir Effendy mengatakan, sangat mendukung kehadiran GeNose sebagai salah satu alternatif alat pendeteksi Covid-19 yang digunakan di simpul-simpul transportasi, karena GeNose merupakan produk dalam negeri dan memiliki kelebihan-kelebihan seperti lebih mudah dan aman penggunaannya, tingkat akurasi cukup tinggi.

BACA JUGA : Mau Tes Covid-19 dengan GeNose? Sejumlah RS di DIY

“Semoga ke depannya dapat diproduksi secara massal dan dapat terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat. Kita akan terus memperbanyak penggunaan GeNose untuk kepentingan pelayanan publik. Tidak hanya untuk perjalanan, tetapi juga bisa digunakan di tempat yang lain yang sangat membutuhkan,” tekannya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia