Qatar Tahan Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026, Gol Injury Time
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan keterangan terkait teror yang dialami Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto saat jumpa pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Fath Putra Mulya
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan teror yang dialami Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto, tidak mungkin berasal dari pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Pigai saat jumpa pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Jumat, menyusul teror yang diterima Tiyo dan keluarganya usai menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
Pigai menyebut Prabowo Subianto telah berulang kali menegaskan bahwa hukum tidak boleh digunakan sebagai alat kekuasaan maupun sarana membungkam hak asasi manusia. Karena itu, ia menilai tudingan bahwa teror berasal dari pemerintah tidak berdasar.
“Hukum tidak akan pernah dipakai alat penguasa untuk menjustifikasi kebenaran dan membungkam orang. Tidak akan pernah. Oleh karena itu, saya pastikan teror tidak mungkin dari pemerintah,” ujarnya.
Terkait siapa pelaku teror sebenarnya, Pigai menegaskan hal tersebut menjadi ranah aparat penegak hukum. Ia meminta kepolisian melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas teror terhadap Tiyo dan keluarganya.
“Kalau itu rekayasa sendiri atau dilakukan orang lain, itu urusan polisi. Kita minta polisi cek, polisi tanya, dan lakukan penyelidikan. Polisi yang harus mengungkap siapa pelaku sebenarnya,” katanya.
Pigai juga menyoroti isi kritik Tiyo yang disampaikan melalui surat kepada United Nations International Children’s Emergency Fund atau UNICEF. Ia mempertanyakan narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan agenda pemilihan umum 2029.
“Kok bisa dikaitkan dengan pemilu 2029? Kok enggak melihat perasaan orang kecil yang membutuhkan makanan? Kenapa harus dikaitkan dengan pemilu 2029?” ujarnya.
Meski demikian, Pigai menegaskan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi dan dijamin oleh negara. Namun, ia mengingatkan agar kritik disampaikan dengan etika dan tidak mengarah pada penghinaan.
“Kalau kritik, boleh. Kapan pun boleh, negara memberi ruang. Tapi kalau menghina, itu tidak etis bagi bangsa Indonesia,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menerima pesan WhatsApp bernada ancaman penculikan dari nomor asing berkode Inggris. Selain ancaman penculikan, peneror juga mengirim pesan yang menuduh Tiyo sebagai agen asing serta mencari panggung dengan narasi provokatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Qatar menahan imbang Swiss 1-1 di Piala Dunia 2026 lewat gol injury time Boualem Khoukhi di laga Grup B.
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Polres Bantul menyita 115 botol miras ilegal dari sejumlah lokasi. Polisi juga menyoroti maraknya penjualan miras melalui sistem COD dan online.
Danantara berpotensi mengantongi dividen Rp59,56 triliun dari BUMN dan emiten tambang. ANTM menjadi penyumbang dividen terbesar sektor tambang.
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi mendorong pelaku wisata DIY melakukan efisiensi operasional. Asita dan GIPI tetap optimistis kunjungan wisatawan tumbuh.