11 Dapur MBG di Magetan Ditutup Paksa, IPAL Tak Sesuai Standar
Badan Gizi Nasional menghentikan sementara 11 dapur MBG di Magetan karena sistem IPAL dinilai belum memenuhi standar pengelolaan limbah.
Genangan air di Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.
Harianjogja.com, BEKASI— Sebanyak 19.408 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, harus menjalani awal Ramadan dalam kondisi memprihatinkan setelah banjir meluas akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (19/2/2026) malam hingga Kamis.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan jumlah warga terdampak terus bertambah seiring meluasnya genangan air di sejumlah kecamatan.
“Siang tadi tercatat sekitar 17 ribu KK terdampak. Hingga malam ini, jumlahnya meningkat menjadi 19.408 KK karena banjir masih meluas,” ujar Muchlis di Cikarang, Jumat.
Berdasarkan pendataan sementara, banjir merendam sedikitnya 75 titik yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan. Dari total warga terdampak, sebanyak 94 KK atau 376 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah dan akses lingkungan mereka terendam air.
“Pendataan masih terus berjalan. Evakuasi warga serta distribusi bantuan logistik sudah dilakukan di beberapa lokasi,” katanya.
Salah satu wilayah terparah berada di Kecamatan Babelan. Genangan dengan Tinggi Muka Air (TMA) antara 20 hingga 40 sentimeter merendam Desa Hurip Jaya, Babelan Kota, Muarabakti, Kedung Pengawas, dan Buni Bakti. Di Kelurahan Kebalen, longsor dilaporkan terjadi di dua titik permukiman warga.
Dampak lebih luas tercatat di Kecamatan Tambun Utara. Banjir dengan TMA 30–100 sentimeter menggenangi Desa Satriajaya, Satria Mekar, Srijaya, Srimukti, dan Sriamur. Selain banjir, angin puting beliung menerjang Desa Srimukti, sementara longsor terjadi di Desa Karangsatria.
Kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Cikarang Utara. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 50 hingga 170 sentimeter, merendam Desa Tanjungsari dan Karangraharja serta memutus akses jalan lingkungan, sehingga memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Banjir juga dilaporkan melanda Kecamatan Cabangbungin dengan genangan 20–40 sentimeter di Desa Jayalaksana, sedangkan Desa Setialaksana terdampak angin puting beliung. Di Kecamatan Cibitung, genangan merendam Kelurahan Wanasari, Desa Wanajaya, dan Desa Sarimukti.
Sementara di wilayah pesisir Kecamatan Muaragembong, banjir menggenangi Desa Pantai Harapan Jaya dan Bojongsari. Di bagian selatan Kabupaten Bekasi, Desa Sukamekar terendam dengan TMA 30–100 sentimeter, disertai kejadian longsor di beberapa desa seperti Sukabungah, Sukamukti, Sukaragam, dan Jayasampurna.
Hingga Jumat malam, BPBD mencatat tiga lokasi pengungsian aktif, yakni di Kantor Kecamatan Tambun Utara serta dua titik di Desa Karangraharja. Total pengungsi mencapai 376 jiwa. Selain permukiman, sekitar 1.026 hektare lahan pertanian dilaporkan terdampak banjir, yang berpotensi mengganggu produksi pangan lokal.
Penanganan bencana melibatkan BPBD Kabupaten Bekasi bersama BPBD Provinsi Jawa Barat, TNI-Polri, Tagana, PMI, relawan kebencanaan, BBWS, serta PJT II. Fokus utama saat ini adalah evakuasi, pendirian tenda pengungsian, dan distribusi bantuan logistik.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan pihaknya terus melakukan asesmen cepat karena potensi genangan masih dapat bertambah.
“Debit air di beberapa titik masih fluktuatif. Personel kami siagakan 24 jam, terutama di wilayah yang berdekatan dengan sungai dan tanggul,” ujarnya.
Distribusi bantuan difokuskan pada kebutuhan dasar warga terdampak, termasuk makanan siap saji untuk sahur dan berbuka puasa, air bersih, selimut, serta kebutuhan bayi dan lansia.
“Selama Ramadan, kami pastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi. Dapur umum sudah diaktifkan dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar suplai logistik tidak terputus,” kata Dodi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Badan Gizi Nasional menghentikan sementara 11 dapur MBG di Magetan karena sistem IPAL dinilai belum memenuhi standar pengelolaan limbah.
Ledakan gudang bahan peledak di Shan, Myanmar, menewaskan 55 orang dan melukai lebih dari 70 warga. Lebih dari 100 rumah rusak.
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Italia 2026 di Mugello dan mengaku menghadapi tekanan besar dari publik tuan rumah.
Dukcapil Bantul menggandeng gereja untuk mempercepat penerbitan akta perkawinan, KK, dan KTP baru bagi pengantin non-muslim pada hari pernikahan.
Studi ASCO 2026 menemukan hubungan antara insomnia dan peningkatan risiko kanker usia muda. Kasus kanker onset dini global naik hampir 80% dalam 30 tahun.
Apple dikabarkan mulai mengembangkan iOS 28 untuk 2027. Sistem operasi ini disebut menjadi fondasi iPhone edisi spesial 20 tahun dengan fitur AI lebih canggih.