Advertisement

70 Lebih Harimau Mati Misterius di Thailand, Taman Wisata Ditutup

Newswire
Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:37 WIB
Abdul Hamied Razak
70 Lebih Harimau Mati Misterius di Thailand, Taman Wisata Ditutup Harimau bernama Rambo dengan mata buta sebelah terdiam dalam kurungan di atas truk usai dievakuasi oleh tim dokter hewan dan anggota Wildlife Friends Foundation dari Phuket Zoo yang mengalami kebangkrutan akibat pandemi, Phuket, Thailand, Selasa (7/6/2022). Tim tersebut menyelamatkan 11 ekor harimau dan dua beruang dari kebun binatang itu. /ANTARA FOTO/REUTERS/Jorge Silva - foc.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Lebih dari 70 ekor harimau dilaporkan mati secara misterius dalam waktu singkat di sebuah taman wisata satwa di wilayah utara Thailand. Peristiwa ini memicu penutupan sementara lokasi wisata serta penyelidikan intensif oleh otoritas setempat.

Mengutip laporan Bangkok Post, Jumat (20/2/2026), kematian massal tersebut terjadi di Tiger Kingdom Chiang Mai, sebuah taman wisata harimau yang dikelola oleh pihak swasta.

Advertisement

Manajemen taman memutuskan menutup operasional selama dua pekan guna mendukung proses investigasi. Pejabat peternakan tingkat provinsi juga telah membatasi seluruh akses masuk ke area taman tanpa izin resmi, sembari melakukan disinfeksi menyeluruh di seluruh fasilitas.

Kematian harimau dilaporkan mulai terjadi sejak 8 Februari 2026. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan pakan berupa daging ayam mentah yang diberikan kepada satwa, namun otoritas menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih belum dapat disimpulkan.

“Pemeriksaan laboratorium terhadap bangkai harimau masih berlangsung. Kami belum bisa memastikan penyebabnya,” ujar pejabat setempat dalam laporan tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh harimau yang masih hidup telah dipindahkan ke pusat perawatan milik pengelola taman di Distrik Mae Taeng, bagian utara Provinsi Chiang Mai, untuk menjalani pemantauan kesehatan secara ketat.

Direktur Kantor Regional Kawasan Lindung, Kritsayarm Kongsatri, menyatakan bahwa kematian satwa dalam jumlah besar dan waktu yang relatif singkat merupakan kejadian yang tidak lazim.

“Kematian puluhan harimau dalam periode singkat seperti ini sangat jarang terjadi dan perlu ditelusuri secara menyeluruh,” katanya.

Otoritas Thailand memastikan investigasi akan dilakukan secara komprehensif guna mengungkap penyebab kejadian tersebut, termasuk kemungkinan pelanggaran standar perawatan satwa maupun faktor penyakit menular. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY

Manunggal Raharja Jadi Rumah Besar Data Kemiskinan di DIY

Jogja
| Sabtu, 21 Februari 2026, 14:17 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement