Viral Suntik Vaksin Bupati Sragen Tembus Baju, Ternyata Begini Faktanya

Penyuntikan vaksin terhadap Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dilakukan tanpa menggulung lengan baju. - Ist/twitter @ganjarpranowo
25 Januari 2021 20:27 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pada hari ini, Senin (25/1/2021) Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah serentak melaksanakan vaksinasi Covid-19. Launching vaksinasi dilakukan tokoh di masing-masing daerah terutama adalah kepala daerah.

Ada yang menarik dari kegiatan kick off vaksinasi ini, yaitu kegiatan vaksinasi di Kabupaten Sragen, saat dilaksanakan dengan penyutikan vaksin pada Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Sekilas tidak ada yang aneh dalam penyuntikan vaksin tersebut. Yuni yang duduk di kursi, disuntik oleh tenaga kesehatan yang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

Baca juga: Program Vaksinasi Mandiri Masih Sebatas Wacana

Namun, jika diperhatikan, ada yang menarik dalam foto tersebut. Dalam foto yang beredar, perempuan yang akrab disapa Yuni itu tampak tetap mengenakan baju lengan panjang ketika lengannya disuntik vaksin. Ia bahkan tidak menggulung lengannya saat disuntik, sehingga menampakkan seolah-olah suntikannya menembus baju.

Foto saat penyuntikan itu pun menjadi viral. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bahkan mengunggah foto tersebut di akun twitternya @ganjarpranowo. Ganjar juga turut mempertanyakan apakah penyuntikan vaksin tersebut dilakukan dengan menembus baju.

"Bupati Sragen divaksin. Lho tembus baju?" tulis Ganjar di akun twitternya, Senin (25/1/2021) sore.

Baca juga: PTKM Diperpanjang, Sejumlah Aturan Pembatasan di Sleman Dimodifikasi! Ini Ketentuannya

Unggahan tersebut langsung mendapatkan respon dari warganet. Dalam kurang dari tiga jam, foto tersebut disukai oleh lebih dari 1.400 warganet, dibagikan olang oleh 187 warganet dan dikomentari 47 warganet.

Salah satu akun yang turut mengomentari adalah akun @Kominfo_srg yang merupakan akun Kominfo Kabupaten Sragen. Akun tersebut mengunggah tangkapan layar penjelasan dari akun instagram Bupati Yuni saat menjelaskan tentang bajunya.

Ternyata baju yang dikenakan Yuni saat vaksinasi tersebut didesain khusus memiliki ritsleting di lengan. Jadi, saat akan disuntik vaksin, hanya ritsleting tersebut yang diturunkan, tanpa harus menaikkan lengan baju.

Menurut Yuni, desain baju tersebut merupakan tips untuk perempuan berhijab yang akan disuntik vaksin.

"Bagi perempuan berhijab Mbak Yuni punya tips nih model baju yang efisien untuk memudahkan proses penyuntikan vaksin tanpa menggulung lengan baju," tulisnya.


Dikutip dari Solopos.com, dalam kegiatan launching vaksinasi tersebut, Yuni datang dengan mengenakan pakai batik bermotif flora yang didesain khusus untuk vaksin. Biasanya setiap Senin, Bupati mengenakan pakaian dinas harian atau baju keki.

“Sabtu saya baru diberitahu Pak Hargi [Kepala DKK Sragen, Hargiyanto] kalau Senin ikut vaksinasi. Kalau pakai baju dinas enggak mungkin karena harus melinting lengan baju. Kalau begitu saya pakai pakaian bebas saja. Pak Hargi membolehkan dan berpesan supaya bagian lengan dikasih ritsleting untuk memudahkan vaksinasi. Benar juga ide beliau" kata Yuni, saat berbincang dengan wartawan.

Wah, bisa ditiru nih, desain baju Bupati yuni. Dan bisa jadi, desain baju ini bakal ngetren di musim vaksinasi Covid-19. Anda tertarik juga?