Hashim Sebut 40% Ekonomi RI Berada di Sektor Abu-Abu
Hashim Djojohadikusumo menyebut ekonomi abu-abu RI mencapai 30–40% ekonomi nasional dan menyoroti potensi penerimaan negara yang hilang.
Tenaga kesehatan di RSCM menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (14/1/2021)./Dok. Kementerian Kesehatan
Harianjogja.com, JAKARTA — Banyak kabar simpang siur bahwa pemerintah akan segera meluncurkan program vaksinasi mandiri untuk mereka yang mau nenbayar agar lebih cepat mendapatkan vaksin. Vaksinolog Dirga Rambe dengan tegas membantah hal tersebut.
"Vaksin mandiri masih sebatas wacana dalam diskusi, belum ada keputusan, karena vaksin ini harusnya gratis untuk masyrakat," kata Dirga pada dialog Kominfo, Senin (25/1/2021).
Adapun, Dirga menaMbahkan, baik mandiri atau gratis, yang perlu dipastikan adalah ketersediaan vaksin, keamanan, mutu, dan efektivitasnya, bukan hanya vaksin yang bisa dibeli sendiri.
BACA JUGA: Vaksinasi Covid-19 di Kulonprogo Dimulai Pekan Ini
"Jadi sabar saja. Nanti juga kalau sudah dapat panggilan, segera datang. Nggak perlu persiapan, nanti sebelum dapat vaksin akan diskrining sehat nggak, sakit apa, untuk menyatakan layak divaksin atau tidak, dan tidak perlu melakukan persiapan apa-apa," kata Dirga.
Selain itu, untuk vaksinasi Dirga mengatakan tak perlu diawali dengan tes Covid-19 terlebih dahulu atau cek antibodi. Dirga mengatakan, kalau pernah terpapar Covid-19 tapi tanpa gejala, tetap aman menggunakan vaksin.
"Kalau pernah jadi OTG, tidak tahu pernah kena, dan divaksin tidak masalah dan tidak akan ada masalah dengan keamanan, justru kekebalan makin meningkat," ujarnya.
Namun, pada dasarnya vaksin Covid-19 tetap diprioritaskan kepada orang yang sehat dan belum pernah terpapar Covid-19 agar timbul kekebalan. Para penyintas tak jadi prioritas lantaran sudah punya kekebalan terhadap Covid-19.
Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan P. Roeslani menilai bahwa program vaksinasi mandiri yang direncanakan oleh sektor swasta berpotensi membuka peluang investasi asing di Tanah Air.
Menurutnya, jika vaksinasi mandiri bisa dilakukan dalam rentang waktu kuartal I/2021 hingga memasuki awal kuartal II/2021, pergerakan ekonomi diperkirakan mulai menggeliat pada semester II/2021.
“Ini akan membuka peluang investasi asing di Indonesia. Dengan harapan vaksinasi mandiri dilakukan pada kuartal II/2021, ekonomi akan menggeliat pada semester II/2021,” kata Rosan kepada Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Minggu (24/1/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Hashim Djojohadikusumo menyebut ekonomi abu-abu RI mencapai 30–40% ekonomi nasional dan menyoroti potensi penerimaan negara yang hilang.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul November 2026. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Prabowo bertemu 10 mantan Kapolri di Hambalang, Bogor. Istana menyebut pertemuan membahas berbagai isu dan pertukaran pengalaman
Liverpool mengalahkan Crystal Palace 3-1 di Selhurst Park. Mac Allister, Wirtz, dan Isak mencetak gol yang membawa The Reds naik ke posisi keempat.
Mario Suryo Aji finis ke-22 pada Moto2 Qatar 2026. Daniel Holgado menjadi pemenang setelah mengungguli Ivan Ortola dan Alex Escrig.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.