Singapura Kalah 0-2, Gavin Lee Akui Indonesia Sangat Bagus
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Foto ilustrasi warga miskin di Indonesia dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT.
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan sosial dan ekonomi kepada keluarga Randika (28), warga asal Sumatera Selatan, menyusul kasus meninggalnya almarhum di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang sempat viral dan memicu perhatian publik di media sosial.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu keluarga Randika bangkit dan menata kembali kehidupan setelah peristiwa yang menyisakan duka sekaligus polemik di ruang publik terkait penyebab meninggalnya korban.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pendampingan yang diberikan tidak sebatas bantuan material, tetapi diarahkan pada upaya pemulihan kondisi sosial dan ekonomi keluarga secara berkelanjutan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
“Pendampingan itu penting. Kita ingin betul-betul membantu keluarga untuk bangkit. Tidak sekadar memberi bantuan, tapi juga mendampingi supaya ada jalan untuk memperbaiki hidup ke depan,” kata Saifullah Yusuf.
Kasus meninggalnya Randika sempat ramai diperbincangkan publik karena disebut-sebut akibat kelaparan. Namun, Kementerian Sosial menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diketahui meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.
“Hasil pemeriksaan menyimpulkan diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” ujarnya.
Pendampingan keluarga dilakukan setelah jajaran sentra dan petugas lapangan Kementerian Sosial menelusuri keberadaan keluarga Randika di sejumlah wilayah, yakni Kota Palembang, Sumatera Selatan, serta Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi keluarga secara langsung sebelum intervensi diberikan.
Kementerian Sosial menilai pendampingan menjadi kebutuhan penting agar keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih layak dan berdaya secara ekonomi.
Dari hasil penelusuran, diketahui ibu kandung Randika, Rina Susanti, tinggal di sebuah rumah kontrakan di Kabupaten Bogor bersama adik tiri korban bernama Citra. Rina berstatus sebagai orang tua tunggal dan menjalankan usaha jasa binatu skala kecil dengan penghasilan terbatas untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, adik kandung Randika bernama Nadya diketahui telah berkeluarga dan mengontrak rumah tidak jauh dari tempat tinggal Rina. Kondisi ekonomi Nadya juga tengah mengalami tekanan setelah suaminya terkena pemutusan hubungan kerja.
Berdasarkan hasil asesmen lapangan, Kementerian Sosial menyiapkan sejumlah langkah intervensi lanjutan, antara lain pendampingan keluarga melalui Sentra Galih Pakuan di Bogor, pengusulan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kewirausahaan untuk penguatan usaha binatu milik ibu kandung Randika, serta bantuan usaha warung makanan bagi adik kandung Randika guna memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.