Filipina Isolasi Pulau setelah Varian Baru Virus Corona Ditemukan di Malaysia

Petugas kesehatan mengambil sampel darah di pusat tes Covid-19 di Metro Manila, 8 Juli 2020 - Bloomberg\\n
31 Desember 2020 18:47 WIB Reni Lestari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah provinsi kepulauan di Filipina Selatan akan menutup perbatasan selama dua pekan mulai Senin 4 Januari 2021 untuk mencegah varian baru Covid-19 yang ditemukan di Malaysia.

Sulu, rumah bagi lebih dari 900.000 penduduk, saat ini hanya memiliki dua kasus aktif virus corona dari 242 kasus yang ada sejauh ini, 12 di antaranya adalah kematian.

"Ini untuk mengamankan pantai kami dari virus Covid-19 yang dilaporkan di Sabah, Malaysia mengingat kami sangat dekat," kata Gubernur Sulu Abdusakur Tan, dilansir Channel News Asia, Kamis (31/12/2020).

Seorang pejabat tinggi kesehatan Malaysia pekan lalu telah menemukan varian baru di negara itu, tetapi belum mendeteksi varian yang sangat menular yang awalnya ditemukan di Inggris.

Sulu meminta pemerintah pusat menyediakan lebih banyak kapal dan helikopter untuk memantau perbatasan lautnya dengan Sabah di Malaysia.

Penguncian akan dilakukan mulai 4 Januari hingga 17 Januari tetapi dapat diperpanjang. Penduduk yang saat ini tidak berada di pulau itu akan ditolak masuk mulai Senin.

Filipina sendiri memiliki lebih dari 472.000 infeksi secara keseluruhan dan sebagian besar di Ibu Kota Manila.

Meskipun ada persyaratan masuk dan karantina yang ketat untuk masuk melalui bandara internasionalnya, perbatasan laut selatannya yang luas terkenal renggang, dengan rute perdagangan dan perjalanan yang sudah lama mapan antara pulau-pulau dan Sabah.

Sumber : Channel News Asia