Harga Beras Naik Meski Stok Melimpah, Ini Penyebabnya
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) antre untuk mendaftar repatriasi di Bandar Udara Internasional Colombo, Sri Lanka, Jumat (1/5/2020) malam. KBRI Colombo merepatriasi mandiri gelombang kedua dengan memulangkan 347 pekerja migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Indonesia akibat pandemi Covid-19. ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA - Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menyebutkan hingga Kamis (10/9/2020) tercatat ada 1.466 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berstatus positif Covid-19 dan tengah dirawat dan isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat maupun hotel.
Berdasarkan data, jumlah total PMI yang berstatus positif Covid-19 ada 1.466 orang. Jumlah ini bertambah 5 orang dibandingkan dengan hari sebelumnya sebanyak 1.461 orang.
Baca juga: Jakarta Kembali PSBB Total! Perkantoran Tutup, Kecuali 11 Sektor Ini
“Sebanyak 1.174 di antaranya ditemui dari hasil swab dari 1.126 orang yang dikarantina di Wisma Atlet dan 48 orang dari sejumlah hotel. Sementara itu ada 292 lainnya yang ditemukan positif dari hasil rapid tes dari PMI yang datang sejak 13 Juli sampai 7 Agustus 2020,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Kamis (10/9/2020).
Sampai hari ini, total kumulatif PMI yang terdeteksi terjangkit Corona saat ini jumlahnya sebanyak 83.225 orang.
Namun, tercatat sudah ada 80.011 orang yang sudah kembali ke daerah asal masing-masing setelah dites dengan hasil negatif.
Baca juga: Berawal dari Nenek yang Meninggal, Begini Awal Mula Lurah Kotabaru Terinfeksi Corona
Per Kamis (10/9/2020) ada tambahan yang berhasil kembali ke wilayah asal sebanyak 96 orang dari lokasi karantina Wisma Atlet dan 1 orang dari Hotel Novotel, dan 13 orang dari Hotel Mercure Batavia.
Adapun, total PMI yang masih dikarantina saat ini berjumlah 3.214 orang, terdiri atas 1.569 orang di karantina di Wisma Atlet Kemayoran dan 179 orang di hotel, penginapan dan Trauma Center di wilayah Jakarta, dan 1.466 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga beras terus naik meski stok melimpah. Pengamat ungkap penyebab utama dari mahalnya gabah hingga distribusi belum optimal.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.