Advertisement
Perahu Migran Terbalik di Kreta, 5 Tewas dan 25 Hilang
Kapal tenggelam - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KRETA—Tragedi perahu migran kembali terjadi di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani. Sedikitnya lima migran dilaporkan tewas dan sekitar 25 lainnya hilang setelah perahu kayu yang mereka tumpangi terbalik pada Sabtu (21/2). Informasi tersebut disampaikan stasiun televisi nasional ERT.
Sebanyak 20 orang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Para korban selamat mengungkapkan, sekitar 50 orang berada di dalam perahu saat kejadian berlangsung. Hingga kini, operasi pencarian masih digencarkan untuk menemukan penumpang yang dilaporkan hilang.
Advertisement
Laporan menyebutkan, angin kencang dan gelombang tinggi memicu situasi darurat di tengah laut sehingga para migran mengirimkan sinyal permintaan pertolongan. Menanggapi kondisi itu, pusat pencarian dan penyelamatan Yunani meminta kapal-kapal dagang yang melintas di sekitar lokasi untuk segera memberikan bantuan.
Salah satu kapal berbendera Panama mendekati titik kejadian. Namun, perahu kayu yang ditumpangi para migran miring dan akhirnya terbalik ketika penumpang berupaya berpindah ke kapal penyelamat.
Operasi pencarian melibatkan unsur penjaga pantai Yunani, kapal dagang, helikopter dan pesawat angkatan udara, serta satu fregat angkatan laut yang dikerahkan untuk menyisir area perairan terdampak di sekitar Pulau Kreta.
Seluruh korban selamat direncanakan akan dibawa ke Heraklion, kota utama di Kreta, guna mendapatkan penanganan medis dan bantuan lanjutan. Berdasarkan laporan awal, para penyintas mayoritas merupakan pemuda.
Dalam operasi terpisah di wilayah yang sama, sebuah pesawat patroli juga mendeteksi perahu lain yang membawa sekitar 40 migran. Otoritas Yunani langsung meluncurkan misi penyelamatan kedua guna mencegah insiden serupa kembali terjadi di perairan tersebut.
Yunani sendiri masih menjadi salah satu jalur transit utama bagi migran dari Timur Tengah, Asia, dan Afrika yang berupaya mencapai Eropa. Sebagian besar perjalanan ditempuh melalui jalur laut dari Turki menuju pulau-pulau Yunani di kawasan Laut Aegea dan Mediterania timur, termasuk perairan sekitar Kreta yang kerap menjadi titik rawan penyeberangan migran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
Advertisement
Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AJI Yogyakarta Buka Posko Aduan THR Jurnalis di DIY
- Iran Klaim Sukses Luncurkan Rudal Hipersonik Operasi Janji Sejati 4
- Ahli Onkologi Ungkap Fakta Skincare yang Picu Risiko Kanker
- ASN di DIY Dilarang Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
- Dispusip Sleman Dukung Kualitas Literasi Tanpa Anggaran
- Marc Klok Tegaskan Pentingnya FIFA Series 2026 Bagi Timnas Indonesia
- PBSI Evaluasi Kegagalan Tim Bulu Tangkis Indonesia di All England 2026
Advertisement
Advertisement







